History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Survei: SDM Kunci Sukses Taiwan Jadi Pusat Manajemen Aset Asia

  • 17 May, 2025
  • 許秀玉
Survei: SDM Kunci Sukses Taiwan Jadi Pusat Manajemen Aset Asia
Survei: SDM Kunci Sukses Taiwan Jadi Pusat Manajemen Aset Asia / foto: Canva

(Taiwan, ROC) – Komisi Pengawas Keuangan (FSC) Taiwan baru-baru ini telah melonggarkan sejumlah peraturan guna mendukung pembangunan pusat manajemen aset Asia di Taiwan, termasuk pengembangan layanan keuangan terpadu dalam zona industri keuangan, fleksibilitas penggunaan dana, layanan keuangan lintas negara, serta kerja sama antar lembaga keuangan. Tujuannya adalah untuk menarik lebih banyak dana investasi masuk ke Taiwan dan mendorong perkembangan ekonomi. FSC berharap mereka bisa membangun pusat manajemen aset Asia yang memiliki ciri khas Taiwan dalam enam tahun ke depan.

Berdasarkan survei terhadap 628 pelaku industri keuangan yang dilakukan oleh Institut Perbankan dan Keuangan Taiwan (TABF) antara 11 Maret hingga 12 Mei, sebanyak 65,3% responden mengatakan bahwa mereka mengetahui pemerintah sedang menjalankan kebijakan ini, sementara 34,7% lainnya belum mengetahuinya. Namun, kelompok yang belum tahu ini sebagian besar berasal dari luar industri keuangan tradisional, seperti industri restoran dan jasa, menunjukkan bahwa masih ada ruang untuk melakukan sosialisasi kebijakan lebih lanjut kepada sektor non-keuangan tradisional.

Dari hasil kuesioner tersebut, 79% responden menyatakan mendukung kebijakan ini, dan 51% percaya bahwa Taiwan memiliki peluang yang sangat besar untuk berhasil menjadi pusat manajemen aset Asia.

Selain itu, 61,8% responden juga mengungkapkan perhatian terhadap pengembangan keuangan hijau berkelanjutan, serta 47% mencermati kebijakan pelonggaran atas ETF aktif dan kebijakan konkret lainnya. Sebanyak 63% responden percaya bahwa kemudahan arus dana lintas negara dan penyediaan produk global yang beragam adalah faktor yang paling membantu keberhasilan kebijakan ini. Selain itu, 65% responden menekankan bahwa penguatan sumber daya manusia dan keahlian profesional adalah kunci sukses, disusul oleh efektivitas pemerintah dan stabilitas kebijakan.

Komentar

Terbarumore