(Taiwan, ROC) -- Yuan Legislatif telah memberikan suara per 3 Juni, untuk menyetujui usulan dari legislator Kuomintang (KMT) Luo Ting-wei (羅廷瑋) dan legislator dari Partai Rakyat Taiwan (TPP) Zhang Qi-kai (張啓楷), yang memutuskan bahwa pembangkit listrik di Taichung harus mencapai tujuan bebas batu bara di tahun 2028. Menanggapi hal ini, Taipower menyampaikan, bahwa pembangkit listrik Taichung bertujuan untuk menyediakan listrik tanpa batu bara, tapi jadwalnya masih perlu mempertimbangkan pasokan listrik yang stabil.
Taipower menyampaikan, bahwa Pembangkit Listrik Taichung terus mengurangi konsumsi dan emisi batu bara, di tahun lalu total konsumsi batu bara mencapai rekor terendah dan polusi udara telah berkurang hampir 80% dalam 8 tahun terakhir merupakan pembuktian terbaik. Namun, sejak 2019 Pembangkit Listrik Taichung belum mampu memenuhi permintaan listrik Kota Taichung. Miliaran kilowatt-jam listrik bergantung pada pembangkit listrik di kabupaten dan kota lain, dan kesenjangannya terus melebar. Oleh sebab itu, Taipower mempromosikan konstruksi unit-unit baru berbahan gas untuk Pembangkit Listrik Taichung. Unit 1 yang baru diharapkan akan beroperasi sebelum akhir tahun, dan dua unit berbahan bakar batu bara akan dibongkar tahun depan. Empat unit baru tahap kedua akan mulai beroperasi secara berurutan mulai tahun 2031, dan pembongkaran Unit 3 dan 4 akan dimulai pada akhir tahun yang sama, sehingga mencapai status bebas batu bara pada tahun 2034.
Taipower mengemukakan, bahwa berdasarkan perspektif kualitas udara, menurut Sistem Data Emisi Taiwan (TEDS), jika pengurangan Taipower tidak diperhitungkan, emisi polusi udara Taichung secara keseluruhan justru akan "meningkat alih-alih menurun". Pembangkit Listrik Taichung, yang memiliki pengurangan polusi udara terbesar dari sumber polusi tetap Taichung, yang tidak akan membantu meningkatkan kualitas udara aktual dan menstabilkan pasokan listrik adalah solusinya.