(Taiwan, ROC) -- Sebagai respons terhadap semakin meluasnya penerapan AI (kecerdasan buatan) di kalangan perusahaan, Direktorat Jenderal Pengembangan Perdagangan (AOC) mengungkapkan pada 6 Mei bahwa mulai tahun ini, mereka akan menyediakan serangkaian kursus pelatihan talenta AI secara gratis bagi sektor jasa komersial. Bahkan, pelatihan ini dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan perusahaan. Mereka menekankan pentingnya penerapan praktis serta evaluasi hasil pasca pelatihan, dengan harapan dapat mengatasi masalah kekurangan talenta AI yang dihadapi industri jasa komersial. AOC berencana melatih 8.000 talenta tahun ini, dan dalam empat tahun ke depan mereka menargetkan untuk melatih 50.000 orang.
AOC mengungkapkan bahwa era AI telah tiba. Berdasarkan data survei dari situs pencari kerja, kebutuhan talenta AI di sektor jasa terus meningkat tajam, dari kurang dari 800 orang per kuartal pada tahun 2023, melonjak menjadi 9.600 orang per kuartal tahun lalu. Dalam waktu singkat, permintaan meningkat lebih dari 10 kali lipat. Untuk mengatasi kekurangan talenta AI di industri jasa komersial, AOC ini telah meluncurkan program pelatihan gratis selama 4 tahun mulai tahun ini, dengan anggaran tahun pertama sekitar NT$40 juta (Rp21,8 miliar).
AOC menjelaskan bahwa program pelatihan ini mencakup lima jenis kursus utama. Di antaranya, kursus praktik pengambilan keputusan operasional berbasis AI untuk CEO. Sektor yang disasar meliputi perdagangan grosir dan eceran, layanan katering, logistik dan pergudangan, serta gaya hidup.
Sementara itu, kelas dasar praktis dibagi menjadi dua, yaitu kursus aplikasi AI dan pelatihan tingkat dasar untuk menjadi Perencana Aplikasi AI bersertifikasi iPAS. Program ini dirancang agar peserta dapat dengan mudah membangun pengetahuan dasar dan keterampilan praktis terkait AI.
Untuk kelas lanjutan, materi mencakup penerapan AI, evaluasi sumber daya perusahaan, aplikasi sistem, dan pengawasan proyek, agar staf teknis dapat mengadopsi AI. Sementara itu, kelas khusus perusahaan dirancang secara khusus sesuai kebutuhan masing-masing perusahaan untuk membantu meningkatkan keterampilan praktis karyawan.