(Taiwan, ROC) Larangan ekspor Low-tier Chip Nvidia ke RRT, setelah pembahasan dengan Ketua Federal Reserve Jerome Powell terkait kesulitan ekonomi AS, 4 indeks saham utama kemarin (16/4) ditutup dengan angka rendah, saham teknologi seperti Nvidia dan AMD dijual dalam kuantitas besar. Investor global pesimis terhadap aset dolar AS, menyebabkan harga emas berjangka melonjak sepanjang hari hingga rekor tertinggi mencatat US$ 3.370 per ons.
Dalam Economic Club of Chicago kemarin (16/4) Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell memberikan sambutan dan mengatakan, kebijakan tarif kemungkinan besar akan mengakibatkan harga yang lebih tinggi bagi konsumen dan pengangguran yang lebih tinggi dalam jangka pendek. Ia beranggapan bahwa dari perang tarif Donald Trump, kemudian Fed akan kekurangan fleksibilitas untuk dengan cepat meredam konsekuensi ekonomi yang merugikan.
Powell sudah khawatir tentang arah ekonomi AS sebelum Trump mengumumkan tarif tinggi baru. Sekarang dia percaya bahwa Fed akan berada dalam situasi sulit karena kebijakan dan tujuan yang saling bertentangan untuk menurunkan suku bunga, mengurangi inflasi, dan mengendalikan pengangguran.
Saham AS ditutup pada 16 April dan sekali lagi terjebak dalam bayang-bayang kebijakan tarif. Dow Jones Industrial Average turun 1,73%, S&P 500 turun 2,24%, Nasdaq turun 3,07% karena kebijakan Trump yang memberlakukan kembali larangan ekspor Nvidia ke RRT, dan Philadelphia Semiconductor Index anjlok 4,10%.