(Taiwan, ROC) -- Menteri Perekonomian Taiwan, J.W. Kuo (郭智輝) dalam sebuah wawancara baru-baru ini menyebutkan bahwa sebelumnya dirinya tidak mengetahui rencana TSMC untuk memperluas investasinya di Amerika Serikat (AS) sebesar 100 miliar dolar AS, yang kemudian memicu pertanyaan publik. Namun, Menko Kuo pada hari ini (20/3) saat berada di Yuan Legislatif menegaskan, “mana mungkin saya tidak tahu” tentang isi investasi TSMC tersebut. Dirinya menjelaskan bahwa dari Presiden, Yuan Eksekutif, hingga Kementerian Ekonomi (MOEA) semuanya ikut terlibat, hanya saja pembagian tugasnya berbeda. Selain itu, saat wawancara sebelumnya ada banyak hal yang tidak bisa diungkapkan secara detail, dan pada saat itu Kuo juga tidak memiliki pemahaman yang terperinci terkait jumlah pasti investasinya.
TSMC pada awal maret mengumumkan rencana untuk memperluas investasinya di Negeri Paman Sam sebesar 100 miliar dolar AS yang menarik perhatian dunia. Saat itu, Menko J.W. Kuo (郭智輝) dalam sebuah wawancara di program radio menyampaikan bahwa ketika TSMC berencana melakukan diskusi, semua orang tidak mengetahuinya, termasuk pemerintah yang juga tidak diberitahu bahwa TSMC akan berinvestasi sebesar 100 miliar dolar AS. Pernyataan ini kemudian menimbulkan pertanyaan dari berbagai pihak, lantaran berbeda dengan pernyataan dari Presiden Lai yang mengklaim telah mengetahui informasi tersebut.
J.W. Kuo (郭智輝) saat menjawab pertanyaan saat menghadiri rapat Dewan Ekonomi di Yuan Legislatif pada hari ini (20/3), menegaskan bahwa investasi TSMC di AS telah dibahas bersama mulai dari Presiden, Yuan Eksekutif, hingga MOEA, hanya saja masing-masing memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda. Presiden Lai berinteraksi langsung dengan TSMC, sementara pejabat dari Keamanan Nasional dan Yuan Eksekutif juga turut serta dalam diskusi tersebut. MOEA, selain berperan melalui Departemen Tinjauan Investasi untuk mengawasi investasi, juga bertanggung jawab mengumpulkan informasi terkait tariff AS dan berbagai kebijakan pemerintah baru di Negeri Paman Sam. Informasi tersebut kemudian disampaikan kepada pimpinan untuk pengambilan keputusan akhir, sekaligus diberikan kepada TSMC sebagai bahan pertimbangan.
Menko Kuo menegaskan bahwa dirinya sebelumnya sudah memahami isi dan rincian investasi TSMC. "Mana mungkin saya tidak tahu soal ini," ujarnya.
Terkait rumor yang beredar bahwa pihak AS berharap TSMC dapat membantu Intel, Menko Kuo menegaskan bahwa jika bukan TSMC yang mengumumkannya, maka dirinya tidak akan memberikan komentar. Saat anggota legislatif dari Partai Progresif Demokrat (DPP), Chen Ting-fei (陳亭妃) bertanya apakah pemerintah telah bersiap jika TSMC benar-benar mengumumkan hal tersebut, Menko Kup menegaskan jika pemerintah telah melakukan banyak asumsi dasar dan simulasi skenario. Mengingat TSMC adalah perusahaan besar dengan dampak signifikan bagi negara, MOEA tidak mungkin tidak melakukan persiapan dan antisipasi terlebih dahulu.
Chen Ting-fei (陳亭妃) kembali bertanya apakah asumsi dasar MOEA adalah untuk memastikan bahwa perekonomian Taiwan serta kemajuan dan pertumbuhan industri semikonduktor tidak akan terdampak. Menko Kuo dengan singkat menjawab, “Ya”.