History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pakar Indonesia: Berharap TSMC Membantu Pengembangan Industri Semikonduktor, Yang Terpenting Tetap Mengakar di Taiwan

  • 13 March, 2025
  • 鄭蕙玲
Pakar Indonesia: Berharap TSMC Membantu Pengembangan Industri Semikonduktor, Yang Terpenting Tetap Mengakar di Taiwan
Ketua Indonesia Chip Design Collaborative Center (ICDEC), Profesor Institut Teknologi Bandung (ITB), Trio Adiono (foto: CNA)

(Taiwan, ROC) Ketua Indonesia Chip Design Collaborative Center (ICDEC) Trio Adiono mengatakan, industri semikonduktor sudah menjadi salah satu rencana pembangunan nasional dan kini berorientasi pada pengembangan SDM talenta, desain chip, dan menarik investasi asing. Ia berharap TSMC dan UMC dapat berinvestasi di Indonesia, serta menekankan bahwa teknologi semikonduktor memiliki nilai strategis dan akan terus berkembang di masa depan.

Ketua ICDEC Trio Adiono menerima wawancara CNA, Beliau mengatakan, pemerintah menilai semikonduktor sebagai industri penting dan merupakan bagian dari "Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN )2020-2025", menjadi salah satu dari 5 bidang utama pembangunan nasional.

ICDEC berdiri pada tahun 2023, beranggotakan 13 universitas dan bertujuan untuk menumbuhkan SDM berbakat dan teknologi di sektor semikonduktor di Indonesia. Hal ini didukung oleh perusahaan elektronik Polytron, anak perusahaan dari Djarum Group.

Trio Adino adalah profesor di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan juga memimpin arah kebijakan pemerintah di bidang teknologi dan semikonduktor. Ia mencontohkan, pengembangan industri semikonduktor Indonesia, kini fokus pada pengembangan SDM berbakat, desain chip, dan daya tarik investasi, serta mengungkapkan bahwa Indonesia telah merancang chip dan bekerja sama dengan negara lain untuk memproduksinya.

Trio Adiono mengatakan, “pihaknya terus mempelajari industri lokal di Indonesia yang akan menggunakan chip, seperti perawatan medis, mobil, elektronik konsumen, dll.” Selain itu, produksi chip juga memerlukan dukungan rantai pasokan global.

Ia mencontohkan, produksi chip sedang dalam tahap jangka menengah, dan pada prinsipnya perlu mencari mitra teknis terlebih dahulu.

Berkaitan dengan sumber dana, Trio Adiono mengatakan sangat mengharapkan investasi yang mencukupi dapat terjadi dalam waktu 3 sampai 5 tahun, baru bisa dimulai produksi. Namun, "jika perusahaan semikonduktor besar seperti TSMC dan UMC hendak berinvestasi di Indonesia, (maka akan lebih cepat)."

Membahas kerja sama Taiwan-Indonesia di sektor industri semikonduktor, Trio Adiono mengungkapkan bahwa hanya dalam dua bulan terakhir, ia telah menerima sebanyak 460 pemohon yang ingin bekerja di industri semikonduktor di Taiwan.

Ia berharap Taiwan dan Indonesia dapat memperdalam kerja sama di sektor industri chip di masa depan, dan "akan menjadi cara yang baik jika TSMC bekerja sama dengan Indonesia untuk merancang chip di Indonesia dan memproduksinya di pabrik TSMC."

Trio Adi0no sangat optimis dengan perkembangan industri semikonduktor di masa depan. Ia menyatakan bahwa industri semikonduktor ada di mana-mana dan memiliki arti strategis. “Seperti halnya bidang AI, tanpa industri semikonduktor maka tidak mungkin dapat terjadi.”

Dia menjelaskan, "revolusi dan disrupsi teknologi saat ini didasarkan pada semikonduktor, sehingga pentingnya semikonduktor akan terus meningkat setidaknya selama 10 tahun ke depan," meskipun dalam kondisi dunia terpecah-belah, masih perlu memastikan keamanan rantai pasokan.

Selain itu, menanggapi pengumuman TSMC yang memperluas investasi di Amerika Serikat, Trio Adiono yang telah lama memerhatikan tren industri semikonduktor global, Beliau percaya bahwa TSMC, sebagai perusahaan global, "harus memiliki rantai pasokan di berbagai negara untuk merebut lebih banyak pasar."

Dia yakin bahwa perluasan investasi TSMC di AS harus murni didasarkan pada "pertimbangan komersial" dan mengatakan bahwa selama akar TSMC tetap berada di Taiwan, maka tidak masalah memperluas pasar ke mana pun.

"Saya mengira tidak masalah di mana pun membangun pabriknya asalkan pemilikan TSMC adalah Taiwan, dan mereka bisa semakin mengekpansi pasar."

Komentar

Terbarumore