(Taiwan, ROC) —- Kasus pembunuhan berantai yang mengerikan di Kaohsiung telah mengguncang seluruh Taiwan.
Tersangka Zhang Jie-zong (張介宗) yang berusia 73 tahun dengan kejam membunuh dan memutilasi tiga wanita berusia yang juga berusia sekitar 70-an dan membuang jasad mereka ke kanal.
Hingga berita ini dirilis, tersangka Zhang Jie-zong tetap menyangkal perbuatannya.
Polisi telah melakukan penyelidikan selama beberapa hari dan melakukan penyelaman di saluran air meskipun cuaca dingin.
Pada Minggu kemarin (9/2), mereka kembali menemukan bagian telapak tangan kiri, telapak kaki kanan, dan 2 potong jaringan tubuh berukuran 10x10.
Namun, alat bukti untuk melancarkan aksi sadis dan kepala ketiga korban masih belum ditemukan hingga saat ini. Publik menduga bahwa bagian kepala mungkin telah dibuang langsung ke truk sampah oleh tersangka.
Polisi menyatakan telah menghubungi Biro Perlindungan Lingkungan untuk membantu memperluas area pencarian, termasuk truk sampah dan insinerator (area pembakaran sampah), untuk mencegah hilangnya bukti penting.
Berdasarkan penyelidikan awal, total ada 18 bagian tubuh manusia telah ditemukan melalui operasi pencarian, termasuk hidung dan lambung.
Sebagian telah dikonfirmasi sebagai jasad Mrs. Lin (林姓), dan satu bagian jaringan dada telah dikonfirmasi melalui tes DNA sebagai milik korban kedua, Mrs. Zhang (張姓).
Polisi telah melakukan penyelidikan selama beberapa hari dan melakukan penyelaman di saluran air meskipun cuaca dingin. 圖: YAHOOTAIWAN
Di Sungai Chienchen telah ditemukan kaki kiri, telapak kaki kanan, organ dalam, dan kulit manusia, total ada sekitar 18 bagian tubuh yang masih menunggu identifikasi laboratorium.
Kepala ketiga korban yang menjadi kunci penyelesaian kasus masih belum ditemukan. Publik menduga bahwa tersangka mungkin telah membuangnya ke truk sampah untuk menghilangkan bukti.
Polisi juga telah mengerahkan personel ke insinerator Renwu untuk mencari bukti di antara limbah-limbah sampah. Mereka juga tidak mengesampingkan kemungkinan untuk menggali saluran pembuangan dan septic tank di rumah tersangka.
Polisi menyatakan bahwa sebagian besar sisa-sisa tubuh yang telah diidentifikasi adalah milik Mrs. Lin.

Polisi menyatakan telah menghubungi Biro Perlindungan Lingkungan untuk membantu memperluas area pencarian, termasuk truk sampah dan insinerator (area pembakaran sampah). 圖:UDN
Hasil identifikasi terbaru menunjukkan bahwa salah satu bagian dada yang ditemukan memiliki DNA yang cocok dengan Mrs. Zhang, dan bukti biologis juga telah dikonfirmasi.
Hal ini semakin memperkuat dugaan bahwa Mrs. Zhang juga menjadi korban pembunuhan dan mutilasi oleh tersangka.
Polisi sedang melakukan pemeriksaan dan pencocokan bukti, serta menyelidiki motif dan hubungan tersangka dengan ketiga korban melalui penelusuran catatan komunikasi.
DNA dari bagian tubuh yang telah ditemukan masih dalam proses identifikasi oleh tim forensik, dan penyelidikan masih akan terus berlanjut.