(Taiwan, ROC) --- Menteri Ketenagakerjaan (MOL), Ho Pei-shan (何佩珊), mendadak menangis di tengah sesi interpelasi di Yuan Legislatif, saat membahas kasus perundungan di tubuh kementeriannya. Tekanan publik dan desakan politik yang bertubi-tubi membuatnya tak kuasa menahan emosi.
Kasus ini bermula dari laporan perundungan yang melibatkan Kepala Cabang Utara Badan Ketenagakerjaan MOL, Hsieh Yi-jung (謝宜容). Alih-alih mengambil tindakan tegas, Ho Pei-shan awalnya hanya memutasikan Hsieh Yi-jung ke posisi lain. Keputusan ini menuai kecaman dari berbagai pihak, baik dari kubu partai berkuasa maupun oposisi.
Puncaknya, saat sesi interpelasi, Ho Pei-shan berusaha membela diri dengan menyebut tindakan Hsieh Yi-jung "didasari niat baik" dan laporan investigasi sebagai "hasil kerja keras". Pernyataan ini justru semakin menyulut amarah anggota legislator yang menganggapnya sebagai upaya pembelaan terhadap pelaku perundungan.
Di bawah tekanan dan cecaran pertanyaan bertubi-tubi, Ho Pei-shan pun tak kuasa membendung air matanya. Sesi interpelasi terpaksa dihentikan sementara, agar sang menteri dapat menenangkan diri.
Setelah jeda, Ho Pei-shan meralat pernyataannya dan mengakui bahwa penggunaan frasa "didasari niat baik" adalah sebuah kesalahan. Ia juga mengumumkan bahwa Hsieh Yi-jung telah resmi dibebas-tugaskan dari jabatannya.
![]()
Menteri Ketenagakerjaan (MOL), Ho Pei-shan (何佩珊) (kanan) membungkuk minta maaf atas kasus perundungan yang menimpa tubuh instansinya. 圖: LINETODAY
Tangisan Menteri Ketenagakerjaan Taiwan, Ho Pei-shan, di Yuan Legislatif tak mampu meredam amarah publik atas kasus perundungan yang berujung pada hilangnya nyawa seorang pegawai negeri sipil di kementeriannya. Desakan agar Ho Pei-shan mundur dari jabatannya pun semakin menguat.
Dalam sesi interpelasi lanjutan, Ho Pei-shan berusaha menjelaskan, ia tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan dan menekankan bahwa kasus ini merupakan "tragedi dalam sistem birokrasi".
Namun, penjelasan Ho Pei-shan justru dibanjiri kritik pedas dari anggota legislator. Anggota legislator dari partai oposisi, Hung Meng-kai (洪孟楷), mencecar Ho Pei-shan dengan pertanyaan menohok, "Apa tanggung jawab politik Anda? Anda bisa saja mundur!". Ho Pei-shan pun hanya bisa terdiam dan mengulang pernyataannya bahwa ia siap mundur.
Di tengah tekanan yang semakin besar, Ho Pei-shan akhirnya mengumumkan bahwa Hsieh Yi-jung, dijatuhi hukuman dua kali peringatan pelanggaran berat dan diberhentikan dari jabatannya.
Meskipun demikian, langkah ini tampaknya belum cukup untuk memuaskan publik. Banyak pihak yang menilai bahwa Ho Pei-shan seharusnya bertanggung jawab penuh atas kasus ini dan mundur dari jabatannya.

Perdana Menteri Cho Jung-tai (卓榮泰) membungkuk minta maaf atas kasus perundungan yang terjadi MOL beberapa hari ini terus memanas. 圖:聯合報
Menanggapi desakan mundur, Perdana Menteri Cho Jung-tai (卓榮泰) menyatakan bahwa ia akan membahas masalah ini secara pribadi dengan Ho Pei-shan setelah proses investigasi selesai.
Kasus perundungan di Kementerian Ketenagakerjaan Taiwan ini telah menyita perhatian publik dan memicu perdebatan tentang budaya kerja di lingkungan birokrasi. Publik menuntut adanya reformasi sistemik untuk mencegah kasus serupa terulang kembali.