(Taiwan, ROC) --- Pendiri sekaligus Presiden Direktur maskapai penerbangan asal Taiwan, Starlux Airlines, Chang Kuo-wei (張國煒), terlibat dalam sengketa hukum selama delapan tahun dengan putra ketiga dari istri pertama ayahnya, Chang Kuo-cheng (張國政).
Pada tanggal 14 Agustus 2024, Mahkamah Agung menolak banding Chang Kuo-cheng, sehingga Chang Kuo-wei dipastikan mewarisi seluruh harta warisan ayahnya yang bernilai lebih dari NT$14 miliar.
Hal ini menarik perhatian besar dan memicu diskusi hangat di forum dunia maya, salah satunya adalah platform daring PTT.
Banyak Warganet percaya bahwa meskipun dicap sebagai "anak orang kaya", tetapi Chang Kuo-wei memiliki standar yang berbeda, ia dikenal sebagai sosok yang tekun dan bekerja keras hingga mencapai kesuksesannya saat ini.
Mayoritas Warganet menganggapnya sebagai contoh "anak orang kaya paling berkualitas".

Chang Kuo-wei (張國煒) (kiri), terlibat dalam sengketa hukum selama delapan tahun dengan putra ketiga dari istri pertama ayahnya, Chang Kuo-cheng (張國政) (kanan). 圖/自由時報
Seorang pengguna PTT membuat unggahan dengan judul "Apakah Chang Kuo-wei adalah anak orang kaya paling berkualitas?". Sang Warganet mengakui bahwa istilah "anak orang kaya" atau "anak artis" selalu membawa dan memberi kesan negatif.
Namun, sejak mewarisi harta warisan ayahnya dan mendirikan Starlux Airlines hingga saat ini, Chang Kuo-wei telah mencapai banyak hal yang tidak dapat dicapai oleh "orang dengan kondisi yang sama".
Topik ini dengan cepat memicu diskusi. Warganet bersangkutan juga membagikan pernyataan publik Chang Kuo-wei pada tahun 2020, saat Starlux Airlines mulai beroperasi.
Saat itu, ia dengan berani menghadapi cemoohan publik yang menyebutnya "anak manja". Chang Kuo-wei menekankan bahwa ia tidak menghambur-hamburkan warisan, melainkan menggunakannya untuk berkontribusi pada negara dan masyarakat luas.
"Saya sama sekali tidak merasa (menerima warisan) adalah hal yang salah," terang Chang Kuo-wei di kala itu.

Maskapai Starlux Airlines yang didirikan oleh Chang Kuo-wei melayani penerbangan dengan rute ke beberapa negara di dunia. 圖/財訊
Kesuksesan maskapai Starlux Airlines saat ini, juga merupakan tamparan keras bagi semua keraguan atau cemoohan yang dilancarkan kepadanya selama ini. Oleh karena itu, banyak yang menganggap kalau Chang Kuo-wei pantas disebut sebagai "anak orang kaya yang paling berkualitas".
Meski memiliki harta warisan mencapai belasan miliar NT$, tetapi Chang Kuo-wei tidak pernah merasa risih atau menolak untuk turun ke garis terdepan mempelajari seluruh hal-hal mendasar.
Tidak hanya bisa menerbangkan pesawat, tetapi Chang Kuo-wei juga dapat memperbaikinya. Hal ini terbukti dengan sertifikat penerbangan dan reparasi pesawat yang berhasil diperolehnya.
Dapat dikatakan bahwa keahlian profesionalnya jauh melebihi banyak anak konglomerat yang sepantaran dengannya.

Chang Kuo-wei tidak pernah merasa risih atau menolak untuk turun ke garis terdepan mempelajari seluruh hal-hal mendasar. 圖/YAHOOTAIWAN
Postingan dari Warganet di atas juga mendatangkan reaksi dari banyak netizen lainnya, dan mayoritas dari mereka setuju dengan pendapat yang mengatakan bahwa Chang Kuo-wei adalah sosok "anak orang kaya paling berkualitas"
"Yang paling mengagumkan adalah anak orang kaya yang mau bekerja keras, dan mendirikan perusahaan untuk menciptakan lapangan kerja bagi banyak orang," tulis salah seorang netizen.