History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Perseteruan 8 Tahun Perebutan Warisan Milik Pengusaha Kaya Taiwan Berakhir, Anak dari Istri Kedua, Chang Kuo-wei, Memenangkan Warisan Hingga Puluhan Miliar NT$

  • 15 August, 2024
  • 尤繼富
Perseteruan 8 Tahun Perebutan Warisan Milik Pengusaha Kaya Taiwan Berakhir, Anak dari Istri Kedua, Chang Kuo-wei, Memenangkan Warisan Hingga Puluhan Miliar NT$
Perseteruan 8 Tahun Perebutan Warisan Milik Pengusaha Kaya Taiwan Berakhir, Anak dari Istri Kedua, Chang Kuo-wei, Memenangkan Warisan Hingga Puluhan Miliar NT$ 圖/YAHOO 台灣

(Taiwan, ROC) --- Pada tahun 2014, pendiri sekaligus pemimpin perusahaan Evergreen Group, mendiang Chang Yung-fa (張榮發),membuat surat wasiat tertutup. Dikabarkan bahwa surat wasiat tersebut menunjuk putra tunggal dari istri kedua, Chang Kuo-wei (張國煒), sebagai penerus kepemimpinan dan pewaris tunggal harta warisan senilai puluhan miliar NT$.

Isi surat wasiat tersebut memicu ketidakpuasan dari anak-anak istri pertama. Anak ketiga dari istri pertama, Chang Kuo-cheng (張國政), mengajukan gugatan untuk membatalkan surat wasiat tersebut. Namun pada akhirnya, pengadilan tingkat pertama memenangkan Chang Kuo-wei. 

張榮發遺囑獨寵么兒張國煒呂秋遠批:也寫得太爛| 蕃新聞

Mendiang Chang Yung-fa (張榮發) adalah pendiri sekaligus pemimpin perusahaan Evergreen Group, yang membawahi banyak perusahaan pelayaran dan penerbangan di Taiwan, salah satunya adalah maskapai EVA Air 圖/蕃新聞

Media CT Want mewartakan, dalam gugatannya, Chang Kuo-cheng mengklaim bahwa ia dan Chang Kuo-wei sama-sama merupakan anak dari Chang Yung-fa, yang meninggal pada 20 Januari 2016.

Chang Kuo-cheng berpendapat bahwa ayahnya, Chang Yung-fa, tidak memiliki kapasitas untuk membuat surat wasiat tertutup pada tanggal 17 Desember 2014, dan ia tidak menunjuk setidaknya dua saksi di hadapan notaris Yang Zhao-guo (楊昭國), serta tidak menyatakan kepada Yang Zhao-guo bahwa itu adalah surat wasiatnya.

Chang Kuo-cheng berpendapat bahwa surat wasiat tertutup tersebut tidak memenuhi persyaratan hukum perdata dan harus dianggap tidak sah. 

Karena adanya perselisihan mengenai keabsahan surat wasiat tertutup bersangkutan, maka Chang Kuo-cheng mengajukan permintaan kepada pengadilan untuk memutuskan bahwa surat wasiat tertutup yang dibuat oleh Chang Yung-fa tidak absah.

Pengadilan Tinggi Taiwan berpendapat bahwa meskipun Chang Yung-fa sering dirawat di rumah sakit, tetapi tidak ada catatan medis atau diagnosis dokter yang dapat membuktikan bahwa ia tidak memiliki kapasitas untuk membuat surat wasiat.

傳老三張國政買老大股權長榮海賣37.5萬張長榮航持股| 產業綜合| 產經| 聯合新聞網

Anak ketiga dari istri pertama Chang Yung-fa , Chang Kuo-cheng (張國政) 圖/聯合報

Selain itu, Chang Yung-fa pernah menghibahkan deposito sebesar NT$100 juta kepada istrinya pada bulan September dan Oktober 2014, serta mentransfer kepemilikan saham tiga perusahaan di British Virgin Islands senilai total lebih dari NT$146,75 juta kepada Chang Kuo-wei, masing-masing pada bulan Oktober dan November 2014.

Hal ini menunjukkan bahwa ia masih memiliki kapasitas untuk mengelola aset dalam jumlah besar, sehingga ia seharusnya memiliki kapasitas untuk membuat surat wasiat.

Di lain pihak, Chang Kuo-wei membantah dan menyatakan bahwa berdasarkan rekam medis ayahnya, terbukti bahwa Chang Yung-fa memiliki kapasitas untuk membuat surat wasiat pada saat itu.

Selain itu, surat wasiat tersebut telah dibacakan sendiri oleh Chang Yung-fa dan disahkan oleh notaris, menjadikannya sebagai dokumen publik.

張國煒確定獨得「140億」!長榮兄弟8年遺產爭奪戰落幕| 造咖| LINE TODAY

Putra tunggal dari istri kedua  Chang Yung-fa, Chang Kuo-wei, yang juga merupakan pendiri dan pemimpin maskapai Starlux Airlines 圖/LINE TODAY

Hasil pemeriksaan Biro Investigasi juga membuktikan bahwa tanda tangan pada surat wasiat tersebut adalah tanda tangan asli milik Chang Yung-fa, sehingga surat wasiat tersebut sah dan valid.

Tidak puas dengan putusan pengadilan, Chang Kuo-cheng mengajukan banding, tetapi Pengadilan Tinggi Taiwan kembali menolaknya. 

Kasus ini kemudian diajukan ke Mahkamah Agung, yang pada Rabu kemarin (14/8) merilis putusan yang kembali menolak banding Chang Kuo-cheng dan menguatkan putusan sebelumnya. 

Chang Kuo-wei yang adalah pendiri dari maskapai Starlux Airlines dikabarkan akan mewarisi harta warisan senilai lebih dari NT$14 miliar.

Menanggapi keputusan di atas, pihak Starlux Airlines menyampaikan bahwa ini adalah urusan pribadi direktur utama mereka, dan tidak dapat memberikan komentar. 

Di lain pihak. Evergreen Group juga mengatakan bahwa ini adalah urusan pribadi pemegang saham utama dan perusahaan tidak dapat memberikan komentar.

Komentar

Terbarumore