History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Menaker Minta Taipower Utamakan Rekrut Pekerja Lokal, Menko: Bantu Mengatasi Krisis Tenaga Kerja

  • 18 July, 2024
  • 鄭蕙玲
Menaker Minta Taipower Utamakan Rekrut Pekerja Lokal, Menko: Bantu Mengatasi Krisis Tenaga Kerja
Menteri Perekonomian Kuo Jyh-huei mengusulkan pertemuan antar kementerian untuk membahas perekrutan pekerja migran asing, membantu Taipower memecahkan masalah kekurangan tenaga kerja garda terdepan

(Taiwan, ROC) Menteri Perekonomian Kuo Jyh-huei (郭智輝) baru-baru ini mengusulkan pertemuan antar kementerian untuk membahas perekrutan pekerja migran asing, membantu Taipower memecahkan masalah kekurangan tenaga kerja garda terdepan, dengan harapan dapat memperbaiki situasi padam listrik yang sering terjadi. Menteri Ketenagakerjaan Ho Pei-shan(何佩珊) kemarin (17/7) menyampaikan, semestinya yang diutamakan adalah dari dalam negeri, mengutamakan pekerja lokal, baru mempertimbangkan pelajar asing, apabila masih tenaga kerja masih belum mencukupi, baru merekrut dari luar negeri. Menteri Ketenagakerjaan Ho Pei-shan menekankan, urusan personalian Badan Usaha Milik Negara harus membuat rancangan jangka panjang.

Saat diwawancarai Menko Kou Jyh-huei merespons, pihaknya sangat mengapresiasi saran dari Menteri Ketenagakerjaan Ho Pei-shan, beberapa tenaga kerja ini adalah karyawan outsourcing, dan dia akan berusaha sebaik mungkin membantu Taipower mencari tenaga kerja untuk mengatasi masalah kekurangan tenaga kerja.

Menko Kou Jyh-huei menjelaskan, mengingat pekerjaan maintenance di Taiwan lebih sulit dan harus profesional, maka jika ingin mendatangkan pekerja migran asing melakukan pekerjaan ini, maka wajib menjalani pelatihan terlebih dahulu , memfasilitasi ujian sertifikasi yang memakan waktu lama. Oleh karena itu, Menaker Ho Pei-shan menyarankan untuk mencari tenaga kerja dari dalam negeri akan lebih cepat.

Berkaitan dengan Ketua The Third Wednesday Club, Lin Po-feng (林伯豐) kembali memberikan imbauan, meminta agar Yuan Legislatif segera merevisi peraturan, agar menon-aktifkan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) dapat ditangguhkan. Menko Kuo Jyh-huei selain mengapresiasi saran masukan dari masyarakat luar, ia juga menegaskan, kementerian perekonomian adalah bagian dari administrasi, maka perlu ditangani dalam rangka hukum, posisi Kemenko adalah menghargai apa yang diputuskan oleh Yuan Legislatif.

Komentar

Terbarumore