(Taiwan, ROC) --- Kasus keracunan makanan yang dilaporkan terjadi di restoran Polam Kopitiam di Distrik Xinyi Kota Taipei, telah berjumlah 34 orang. Dari angka di atas ada empat orang yang harus dirawat intensif karena mengalami reaksi yang cukup parah.
Pada tanggal 7 April 2024, Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) Taiwan mengkonfirmasi bahwa 3 pasien telah sadar, sementara 1 pasien masih koma.

Menu di Polam Kopitiam 圖/LINETODAY
Jumat kemarin (12/4), Wakil Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan, Wang Pi-sheng (王必勝), mengatakan bahwa keempat pasien dengan gejala parah di atas telah sadar, tetapi mengalami kerusakan organ hati yang serius.
Wang Pi-sheng melanjutkan bahwa 1 pasien dijadwalkan untuk menjalani transplantasi hati pada pekan mendatang, sementara 3 pasien lainnya masih dalam tahap evaluasi.
Menurut laporan dari media "Liberty Times", dalam wawancara, Wang Pi-sheng menyebutkan bahwa dalam pertemuan dengan para ahli yang diadakan pada tanggal 27 Maret 2024, telah disarankan untuk menggunakan teknik penggantian plasma untuk mengeliminasi toksin dari tubuh pasien.
Baca juga: Apa itu Asam Bongkrek

圖/聯合報
Saat ini, keempat pasien yang kritis sudah sadar, tetapi mereka mengalami kerusakan organ hati yang serius, dengan satu pasien dijadwalkan untuk menjalani transplantasi hati pada pekan mendatang, sedangkan tiga lainnya masih dalam evaluasi.
Wang Pi-sheng juga menyatakan bahwa penyelidikan administratif kasus Polam Kopitiam, bersamaan dengan inspeksi oleh penegak hukum, hampir selesai.
Sisa sampel yang diambil dari kediaman koki di Raohe dan koki Vietnam di Keelung, yakni sebanyak 27 sampel diharapkan akan diumumkan hasilnya dalam waktu dekat, dan penegak hukum akan memberikan penjelasan lebih lanjut.