History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Selebgram Taiwan Ditangkap Usai Palsukan Insiden Penculikan Dirinya di Kamboja

  • 15 February, 2024
  • 尤繼富
Selebgram Taiwan Ditangkap Usai Palsukan Insiden Penculikan Dirinya di Kamboja
Selebgram Taiwan Ditangkap Usai Palsukan Insiden Penculikan Dirinya di Kamboja. Photo: Screengrab from Chen’s Facebook page

(Taiwan, ROC) --- Selebgram Taiwan, Selebgram Taiwan, "晚安小雞baca: Wǎn'ān xiǎo jī" diberitakan sempat menghilang setelah diduga dianiaya saat melakukan live streaming di area KB Casino di Sihanoukville, Kamboja, pada tanggal 12 Februari 2024.

Selang satu hari kemudian, selebgram yang memiliki nama Chen Neng-chuan (陳能釧) tersebut kembali membuat video dan mengklaim bahwa dia telah melarikan diri setelah sempat disandera sebelumnya.

網紅「晚安小雞」(圖)遭柬埔寨警方逮捕。(圖取自facebook.com/chamroeun.kuoch)

"晚安小雞baca: Wǎn'ān xiǎo jī" 圖取自facebook.com/chamroeun.kuoch

Menurut informasi terakhir yang didapat, Chen Neng-chuan telah ditahan oleh polisi Kamboja dan akan diadili.

Pada Rabu (14/2), Biro Investigasi Kriminal (CIB) di Taiwan menyatakan bahwa Chen Neng-chuan terlibat dalam penyebaran informasi palsu. CIB menyampaikan bahwa pihaknya akan menghormati seluruh sistem peradilan setempat.

Salah satu media mewartakan bahwa pada tanggal 12 Februari 2024 Chen Neng-chuan mengklaim bahwa dirinya telah diserang saat tengah melakukan live streaming di malam hari di kawasan KB International Casino di Kamboja, dan sempat dilaporkan hilang.

Chen Neng-chuan muncul kembali dalam live streaming pada keesokan harinya, yakni Selasa sore (13/2), dan mengklaim telah melarikan diri setelah diculik dan mengalami banyak luka.

Baca Juga: Viral! Selebram Taiwan Diberitakan Berhasil Kabur dari Sarang Sindikat Penipuan di Kamboja Setelah Sempat Hilang Selama 1 Hari

LIVE yang dilakukan oleh Chen Neng-chuan pun menjadi viral. Tidak hanya di Taiwan, kabar tentang Chen Neng-chuan juga mewarnai pemberitaan di media Kamboja.

Gubernur Sihanoukville, Kuoch Chamroeun, juga memposting foto Chen Neng-chuan, dan meminta bantuan publik untuk segera menemukan lokasinya.

Media Central News Agency (CNA) menghubungi staf terkait di Kamboja, yang baru-baru ini mengonfirmasi bahwa Chen Neng-chuan telah ditahan oleh polisi dan dituduh melakukan pencemaran nama baik menurut hukum setempat. Unit terkait juga memastikan bahwa dia tidak dianiaya atau dirampok.

Gubernur Sihanoukville, Kuoch Chamroeun, memposting foto Chen Neng-chuan, dan meminta bantuan publik untuk segera menemukan lokasinya. 圖/臉書

Kepada CNA, Biro Investigasi Kriminal (CIB) di Taiwan menyampaikan bahwa Chen Neng-chuan telah dibawa ke kantor polisi Sihanoukville oleh polisi Kamboja untuk membuat laporan karena diduga menyebarkan informasi palsu.

Investigasi lebih lanjut akan menghormati proses hukum di Kamboja, dan perwakilan kriminal dari Vietnam akan terus menjaga komunikasi dengan unit luar negeri dan polisi setempat.

CIB mengatakan, berdasarkan kasus serupa di masa lalu, polisi Kamboja mungkin akan menginvestigasi dan mengirimkan kasus tersebut dengan tuduhan "menghasut diskriminasi", "memberikan laporan palsu", atau "mengganggu pelaksanaan fungsi publik dengan tindakan ilegal".

晚安小雞柬埔寨脫身直播刑事局將介入追查是否「自導自演」 - 社會- 中時新聞網

Chen Neng-chuan kembali LIVE pada Selasa dengan pakaian compan-camping dan mengatakan bahwa ia berhasil melarikan diri dari kejaran sindikat penipuan. 圖/摘自晚安小雞直播

Menurut informasi yang diperoleh oleh pihak kepolisian, selebgram Chen Neng-chuan sering terlibat kontroversi di live streamingnya. Misalnya, pada bulan Juli tahun 2012, dia sempat masuk ke sebuah rumah sakit di Kabupaten Kinmen dan mengklaim bahwa di dalamnya ada hantu, yang menyebabkan pemerintah setempat menuduhnya telah merusak, dan membuatnya mengeluarkan klarifikasi.

Dia juga pernah masuk tanpa izin ke sebuah gedung di kawasan Yuanlin, Kabupaten Changhua, mengklaim bahwa tempat itu pernah menjadi lokasi pembunuhan, yang akhirnya membuat dirinya dituntut oleh pemilik gedung.

Selain itu, ia juga pernah berurusan dengan polisi dengan tuduhan pelanggaran hukum pemeliharaan ketertiban sosial, setelah membuat video yang memperlihatkan dirinya tengah dikejar oleh tunawisma.

Komentar

Terbarumore