(Taiwan, ROC) --- Seorang siswa SMP di Taoyuan berhasil memenangkan penghargaan tertinggi dalam sebuah kompetisi seni nasional dengan karya gambarnya yang berjudul "帝王條款 baca: Dìwáng tiáokuǎn ".
"帝王條款 baca: Dìwáng tiáokuǎn", secara harfiah dapat diartikan "Klausul Kekaisaran".
Gambar ini kemudian menjadi viral dan menarik perhatian banyak kalangan, terutama setelah seorang influencer terkenal Taiwan, Cheap, mengkritiknya secara keras dan bahkan meminta juri untuk mencabut penghargaannya.
Namun akhirnya, banyak netizen yang mendukung siswa bersangkutan. Netizen pun memulai kampanye dengan judul "Satu Orang Satu Surat untuk Mendukung Pembuat Klausul Kekaisaran'".

Karya "帝王條款 baca: Dìwáng tiáokuǎn", secara harfiah dapat diartikan "Klausul Kekaisaran".
Dan dalam waktu 24 jam, kampanye ini berhasil mengumpulkan 8.435 surat dukungan. Kementerian Pendidikan (MOE) di Taiwan pun untuk pertama kalinya menyatakan dukungannya terhadap kreativitas siswa.
Bertindak sebagai penggagas kampanye, Wen Fang-yu (溫芳瑜) menyampaikan bahwa ia sangat menikmati karya gambar siswa tersebut. Menurutnya, karya tersebut unik dan memiliki makna mendalam, menggambarkan pentingnya untuk menghormati sesama.
Ia berharap siswa tersebut tidak terpengaruh oleh opini publik di internet dan terus berkarya.
Untuk itu, Wen Fang-yu yang memiliki sebutan "東京媽媽baca: Dōngjīng māmā" tersebut membuat formulir online agar orang-orang dapat menulis surat dukungan teruntuk siswa berbakat bersangkutan.
Ia berencana mengirimkan semua pesan dukungan ini ke sekolah untuk diteruskan kepada siswa bersangkutan. Ia berkata, "Dukunglah dia, karyanya luar biasa dan kreativitas itu seharusnya bersifat mandiri dan bebas, tidak perlu mundur atau minta maaf!"
教育部
Setelah formulir dibuka selama 24 jam, total ada 8.435 surat dukungan yang telah terkumpul. Wen Fang-yu menyatakan bahwa dia akan meninjau semua pesan terlebih dahulu untuk memastikan tidak ada konten yang tidak pantas sebelum diserahkan kepada pihak sekolah.
Wen Fang-yu juga mengungkapkan kekagumannya terhadap kreativitas siswa tersebut dan juga percaya bahwa pesan di balik gambarnya bersifat positif. Dia berharap siswa tersebut tidak terpengaruh oleh kontroversi yang tengah berkembang, dan terus berkarya.
Di lain pihak, Kementerian Pendidikan di Taiwan (MOE) menyatakan bahwa karya-karya yang berpartisipasi dalam kompetisi seni nasional untuk siswa di seluruh negeri dipilih oleh juri profesional pada setiap tingkatannya. MOE juga akan mendukung setiap siswa untuk terus melakukan kreativitas dalam seni.