History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Walikota Kharkiv, Ukraina: Terima Kasih Atas Kebaikan Masyarakat Taiwan, dan Berharap Dapat Datang Berkunjung Setelah Perang

  • 03 June, 2022
  • 陳柏萇
Walikota Kharkiv, Ukraina: Terima Kasih Atas Kebaikan Masyarakat Taiwan, dan Berharap Dapat Datang Berkunjung Setelah Perang
Walikota Kharkiv, Ukraina: Terima Kasih Atas Kebaikan Masyarakat Taiwan, dan Berharap Dapat Datang Berkunjung Setelah Perang

(Taiwan, ROC) – Menteri Luar Negeri, Joseph Wu (吳釗燮) pada 31 Mei yang lalu melakukan panggilan telepon dengan Walikota Kharkiv, kota terbesar kedua di Ukraina, dan mengumumkan sumbangan sebesar US$ 2 juta atas nama Taiwan. Walikota Kharkiv, lhor Terekov berterima kasih atas kebaikan Taiwan, serta berjanji jika akan mengunjungi Taiwan setelah perang mereda.

Kementerian Luar Negeri (MOFA) Taiwan pada hari ini (3/6) mengemukakan, Menlu Joseph Wu (吳釗燮) setelah melakukan panggilan video dengan Walikota Kyiv, Vitali Klitschko pada tanggal 22 april yang lalu, pada minggu ini beliau pun menghubungi lhor Terekhov, guna memahami kondisi serta kebutuhan bantuan untuk Kharkiv. Selama panggilan video, Joseph Wu (吳釗燮) atas nama Taiwan mengumumkan sumbangan sebesar US$ 2 juta untuk Kharkiv. Selain itu, Taiwan juga menyumbang masing-masing sebesar US$ 500 ribu kepada empat pemerintahan pada bagian timur, dan selatan Ukraina.

Kota Kharkiv yang hanya berjarak sekitar 30 km dengan perbatasan Rusia, merupakan kota kedua terbesar Ukraina, dengan populasi sekitar 1,43 juta orang. Ketika tentara Rusia melancarkan invasi pada 24 Februari yang lalu, mereka setidaknya telah meluncurkan bom tandan terhadap minimal sebanyak tiga desa di luar kota. Pada 1 Maret, pihaknya bahkan secara langsung mengebom “Lapangan Kebebasan/Freedom Square” yang terletak di dalam kota, menyebabkan gedung administrasi yang ada di sekitarnya rusak parah, dan Vitali Klitschko pun pindah ke kantor lain.

Dalam sebuah konferensi pers yang digelar dengan sederhana di ruang bawah tanah sebuah restoran di dalam kota pada 1 Mei, Ihor Terekhov berterima kasih atas kebaikan hati masyarakat Taiwan, dan membeberkan jika dirinya melakukan “percakapan hangat” selama melakukan panggilan video dengan Menlu Joseph Wu. Ihor Terekhov kepada wartawan media CNA menuturkan, beliau dan Joseph Wu saling mengundang untuk berkunjung, dan dirinya berjanji untuk mengunjungi Taiwan ketika perang mereda. Beliau mengatakan, “Dari perang ini, membuat kami dapat melihat jikalau ada banyak negara yang membantu kami”. Dirinya juga menyatakan, beberapa negara yang menyebut Ukraina sebagai saudara berperilaku berbeda-beda, ada beberapa negara yang memilih netral, namun “dalam perang ini, netralitas seharusnya tidak dapat dijadikan sebagai sebuah pilihan, maka dari itu rasa persahabatan dari Taiwan sangat menyentuh.

Komentar

Terbarumore