History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Walikota Bangkok yang Baru Menjadikan Taiwan sebagai Referensi Utama untuk Penerapan E-Government

  • 02 June, 2022
  • 鄭蕙玲
Walikota Bangkok yang Baru Menjadikan Taiwan sebagai Referensi Utama untuk Penerapan E-Government
- Chadchart Sittipunt resmi menjabat Walikota Bangkok yang baru pada tanggal 1 Juni 2022. (foto:CNA)

(Taiwan, ROC) --- Chadchart Sittipunt resmi menjabat Walikota Bangkok yang baru pada tanggal 1 Juni 2022. Masyarakat setempat menaruh harapan besar kepada Chadchart Sittipunt untuk memimpin Bangkok ke pintu kesuksesan berikutnya.

Chadchart Sittipunt menyampaikan, pihaknya akan memprioritaskan penerapan e-government di berbagai lapisan. Di samping itu, Taiwan akan menjadi referensi utama mereka dalam mewujudkan berbagai proyek di lapangan.

Selang 9 tahun, Bangkok Kembali menggelar pemilihan Walikota pada tanggal 22 Mei 2022. Chadchart Sittipunt, yang sebelumnya pernah menjabat Menteri Perhubungan, berhasil memenangkan pemilihan dengan total suara mencapai 1,38 juta, atau dengan kata lain melebihi 51,8% ambang batas kemenangan.

Sebagian besar media Thailand menggambarkan kemenangan Chadchart Sittipunt sebagai “kesuksesan luar biasa”.

Chadchart Sittipunt diberitakan pernah berkunjung ke Taiwan pada 3 tahun silam, dan bertemu dengan Menteri Tanpa Portofolio Audrey Tang.

Di kala tersebut, Chadchart Sittipunt percaya bahwa sistem pemerintahan “g0v Community” adalah platform terbaik untuk bertukar pendapat. Banyak negara telah memiliki platform serupa, tetapi Thailand belum memulainya. Oleh karena itu, Chadchart Sittipunt berharap agar otoritas Thailand dapat mempelajarinya dari Taiwan.

Dalam sebuah konferensi pers yang dihelat pada tanggal 1 Juni 2022, Chadchart Sittipunt menyampaikan, bahwa e-government merupakan prioritas pemerintah Bangkok saat ini.

Selain itu, ia pun akan memperkenalkan konsep “Open Bangkok”, yakni pemkot akan membuka sekitar 2.000 saluran informasi penting terkait bisnis atau sektor vital lainnya. Dengan demikian, masyarakat luas dapat menggunakan materi yang tersedia dengan semaksimal mungkin, serta tidak hanya terbatas pada fungsi file PDF saja.

Lebih lanjut Chadchart Sittipunt menyampaikan, Taiwan memiliki banyak platform dalam mekanisme e-government mereka, misal platform penyesuaian regulasi – V Taiwan atau pemerintah tanpa jam kerja operasional – g0v Community. Kedua hal ini adalah contoh yang baik, dan akan digunakan sebagai referensi utama oleh pemkot Bangkok.

Pemimpin daerah di berbagai provinsi di Thailand tidak dipilih langsung, melainkan ditunjuk oleh pusat. Hanya Bangkok dan Pattaya saja yang ditentukan melalui pemilihan umum.

Pilkada Bangkok terakhir kali digelar pada bulan Maret 2013 silam, setelah itu kudeta pun pecah di tahun 2014, sehingga pemerintah militer setempat pun berkuasa.

Pada bulan Agustus 2016, Sukhumbhand Paribatra yang menjabat Walikota Bangkok di kala tersebut diskors dari kekuasaannya karena dugaan penggelapan dana publik.

Pada bulan Oktober 2016, pemerintah militer menunjuk Aswin Kwanmuang untuk menduduki kursi Walikota Bangkok

Setelah pemilihan kursi parlemen digelar pada tahun 2019, Prayut Chan-O-Cha yang menjabat Perdana Menteri Junta Militer akhirnya terpilih menjadi Perdana Menteri Thailand. Selang 9 tahun lamanya, pilkada di Bangkok kembali dilakukan, dan banyak pihak menganalisis bahwa hasil pilkada kali ini akan menjadi angin penentu bagi pemilu kongres berikutnya.

Komentar

Terbarumore