History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Hadiri Jamuan Malam Hari Eropa, Presiden Tsai Berharap Taiwan dan Uni Eropa Tanda Tangani BIA

  • 27 May, 2022
  • 陳柏萇
Hadiri Jamuan Malam Hari Eropa, Presiden Tsai Berharap Taiwan dan Uni Eropa Tanda Tangani BIA
Hadiri Jamuan Malam Hari Eropa, Presiden Tsai Berharap Taiwan dan Uni Eropa Tanda Tangani BIA

(Taiwan, ROC) – Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) dalam pidatonya saat menghadiri jamuan malam Hari Eropa pada 26 Mei kemarin mengemukakan, Taiwan tengah berjuang untuk menyingkirkan pandemi pada saat bersamaan juga tengah menghadapi tantangan otoriter, dan Taiwan bersedia untuk bekerja sama dengan Uni Eropa (UE) bersama-sama membantu pemulihan ekonomi masyarakat internasional serta mencegah kemunduran demokrasi. Beliau menekankan, Perjanjian Investasi Bilateral (BIA) akan memungkinkan Taiwan dan UE untuk mengambil langkah besar menuju kemitraan yang lebih konkret dan solid.

Presiden Tsai menambahkan, dalam beberapa tahun terakhir, Taiwan dan Uni Eropa telah melakukan diskusi aktif dan penuh terkait perdagangan, ekonomi, budaya, pertukaran akademik dan teknologi, kemitraan rantai pasokan, konsultasi hak asasi manusia, serta solidaritas demokratis. Kantor Ekonomi dan Perdagangan Eropa telah memfasilitasi banyak forum inovasi, meletakkan dasar bagi kemitraan substantif yang lebih kuat antara Taiwan dan UE di masa depan.

Presiden Tsai berterima kasih atas dukungan jangka panjang dan tegas Uni Eropa dan negara-negara anggotanya untuk Taiwan, terus menyuarakan partisipasi Taiwan dalam Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), serta mendukung keamanan regional Taiwan.

Presiden Tsai mengatakan, dirinya mendefinisikan tahun lalu (2021) sebagai tahun kemitraan Taiwan-Uni Eropa yang solid. Dan hubungan yang solid ini terus berkembang pada tahun ini, dirinya menyetujui dengan titik pandang Filip Grzegorzewski, selaku Kepala Kantor Ekonomi dan Perdagangan Eropa, jika ini adalah kemitraan yang berlandaskan pada nilai-nilai demokrasi bersama.

Presiden Tsai menyampaikan, sepanjang tahun lalu, delegasi Eropa mengunjungi Taiwan dalam mode gelembung diplomatik guna mendukung dan membahas lebih lanjut kerja sama dan bantuan timbal balik. Seiring komunitas internasional secara bertahap melonggarkan pembatasan perbatasan pada pencegahan pandemi, Taiwan akan meninjau dan mengevaluasi tindakan domestik yang relevan seperti kontrol perbatasan secara bertahap, agar dapat membuat perjalanan internasional terasa lebih nyaman.

Presiden Tsai menuturkan, delegasi dengan total 24 orang yang dipimpin oleh Wakil Menteri Perekonomian Chen Chern-chyi (陳正祺), saat ini tengah melakukan kunjungan ke Lituania dan Brussel, Belgia, berharap dapat melakukan dialog yang bermanfaat dalam kerjasama satu sama lain, terutama di bidang semikonduktor, kendaraan listrik dan bioteknologi. Interaksi ini dibangun di atas momentum yang diciptakan oleh “Forum Kerjasama Rantai Pasokan Taiwan-UE” dan “Forum Investasi UE” dalam beberapa tahun terakhir.

Presiden Tsai mengatakan, melalui forum-forum ini, para pemimpin bisnis di Taiwan dan UE memiliki kesempatan untuk memperdalam hubungan Taiwan-UE, menyelaraskan tujuan kebijakan, dan meletakkan dasar untuk kerja sama di masa depan. Presiden Tsai berharap Taiwan dan UE dapat terus bekerja sama dalam merestrukturisasi rantai pasokan yang aman dan tangguh, serta energi hijau dan ekonomi digital, serta melengkapi rencana pemulihan ekonomi UE.

Beliau menyatakan, investasi Taiwan di Eropa telah mencapai rekor tertinggi, dan investasi langsung perusahaan-perusahaan Eropa di Taiwan telah melampaui US$ 50 miliar, menjadikan Eropa sebagai sumber investasi asing terbesar Taiwan. Tahun lalu, total volume perdagangan antara Taiwan dan Eropa melebihi US$ 85 miliar.

Presiden menuturkan, dalam proses konsolidasi kerja sama ekonomi, perubahan geopolitik yang konstan dan pentingnya mempertahankan demokrasi tidak boleh dilupakan. Invasi Rusia ke Ukraina adalah pengingat bahwa rezim otoriter dapat melakukan apa saja untuk mencapai tujuan ekspansionis mereka.

Presiden menambahkan, setiap orang sangat tersentuh oleh tekad rakyat Ukraina yang mempertahankan cara hidup demokratis mereka. Sebagai negara demokratis, seharusnya dapat saling membantu dan bersama-sama melawan pertempuran militer dan politik rezim otoriter.

Presiden membeberkan, menanggapi rencana “Gerbang Global” UE, Taiwan mengusulkan “Program Penguatan Hubungan Eropa”, yang melibatkan kerja sama antara kementerian dan dewan pemerintah, seperti Dana Investasi Eropa Tengah dan Timur yang didirikan oleh Dewan Pembangunan dan Pembangunan Nasional. Melalui dana ini, kerjasama dan pengembangan semikonduktor, bioteknologi, teknologi laser dan industri strategis lainnya dapat digalakkan.

Presiden Tsai menegaskan kembali, Taiwan telah melakukan persiapan untuk dapat bekerja sama dan membantu negara-negara anggota UE di bidang-bidang yang menjadi kepentingan bersama ini.

Komentar

Terbarumore