(Taiwan, ROC) --- Konsultasi Ekonomi Taiwan Polandia ke-10 diselenggarakan pada tanggal 17 Mei 2022 kemarin. Forum ini dibuka oleh Wakil Menteri Urusan Ekonomi, Chen Chern-chyi (陳正祺) bersama Wakil Menteri Pembangunan Ekonomi dan Teknologi Polandia, Grzegorz Piechowiak. Kedua belah pihak saling bertukar pandangan di beberapa sektor, meliputi semikonduktor, energi hidrogen, keamanan informasi dan pencegahan epidemi. Di samping itu, tiga nota kesepahaman juga telah ditandatangani bersama, salah satunya adalah kerja sama di bidang penelitian dan pengembangan kendaraan listrik.
Dalam pidato pembukaannya, Chen Chern-chyi menyampaikan, ekonomi dunia saat ini mendapat pengaruh besar akibat hantaman COVID-19 dan situasi peperangan antara Ukraina dengan Rusia. Dengan tetap bertumpu pada prinsip yang selaras, hubungan kerja sama antar Taiwan dengan Polandia menjadi kian erat. Chen Chern-chyi juga memuji kepemimpinan Polandia saat ini yang terus mengulurkan bantuan kepada Ukraina.
Kerja sama antar Taiwan dengan Polandia memiliki dasar yang kokoh, terutama untuk sektor energi hijau, komunikasi informasi, keamanan data dan inovasi terbarukan. Chen Chern-chyi menyampaikan rasa antusiasnya melihat berbagai proyek kerja sama yang diperdalam di bawah Platform Konsultasi Ekonomi Taiwan Polandia. Dalam pidatonya, Grzegorz Piechowiak pertama-tama menyampaikan terima kasih kepada Taiwan atas sumbangan bahan anti-epidemi yang diberikan Taiwan pada bulan April 2020 lalu. Sebagai balasan, Polandia juga telah mendonasikan 400.000 dosis vaksin AZ mereka ke Taiwan pada bulan September 2021.
Pemberian sumbangan antar kedua negara di atas memperlihatkan bahwa Taiwan bersama dengan Polandia menjunjung prinsip yang serupa. Grzegorz Piechowiak menyampaikan, Konsultasi Ekonomi Taiwan Polandia yang digelar kali ini merupakan platform penting untuk membahas proyek kerja sama dan pertukaran bilateral. Di tengah ketidakpastian akibat hantaman COVID-19 dan situasi yang terjadi di Ukraina, maka Polandia akan terus memperkuat kerja sama dengan negara yang memiliki prinsip serupa. Kerja sama yang dikembangkan kali ini memiliki visi untuk memperkuat ketahanan dan rantai pasokan dunia.
Grzegorz Piechowiak juga menekankan, Taiwan adalah mitra ideal Polandia. Dengan demikian, hubungan keduanya diharapkan dapat terus diperkuat, terutama untuk sektor rantai pasokan, semikonduktor, kendaraan listrik, energi hidrogen dan industri medis perawatan. Internasional Cooperation and Development Fund (ICDF) menyampaikan, konferensi kali ini juga menjadi penegasan terhadap pentingnya implementasi, serta arah kerja sama ekonomi, perdagangan dan industri pada masa mendatang.
Industrial Technology Research Institute (ITRI) dan Pusat Penelitian Nasional Polandia (Lukasiewicz Centre) menandatangani nota kesepahaman, untuk bersama-sama meningkatkan penelitian serta pengembangan terhadap komponen semikonduktor pada kendaraan listrik dan aplikasi hemat energi. Di samping itu, Fondasi Akreditasi Taiwan (TAF) menandatangani MoU Good Laboratory Practice (GLP) dengan Bureau For Chemical Substances (BCS). Penandatanganan ini akan memperkuat sistem pemantauan kepatuhan GLP dalam negeri, serta meningkatkan pertukaran teknologi dan informasi dengan Polandia.
Dalam “Forum Investasi dan Peluang Bisnis Polandia” yang digelar pada Selasa sore, Asosiasi Industri Listrik dan Elektronik Taiwan (TEEMA) bersama dengan Pusat Perubahan Iklim Nasional Institut Perlindungan Lingkungan Polandia menandatangani MoU kerja sama di sektor kendaraan listrik. MoU di atas diharapkan dapat memperkuat hubungan bilateral, terutama di bidang kemitraan kendaraan listrik.
Polandia adalah negara pemroduksi alat rumah tangga terbesar di Eropa. Di samping itu, Polandia juga memiliki industri mobil dan dirgantara yang sangat menjanjikan, yang mana hal tersebut tentu dapat melengkapi sektor perindustrian Taiwan. Pada tahun 2021, PDB Polandia menempati peringkat ke-22 dua di dunia dan urutan pertama untuk negara-negara di Eropa Tengah. Tingkat pertumbuhan ekonomi Polandia mencapai angka 5,7%, yang mana ini adalah yang tertinggi untuk kawasan Uni Eropa.
Saat ini, jumlah pengusaha Taiwan yang telah menanamkan investasi mereka di Polandia mencapai angka 31, sebagian besar mereka bergerak di bidang elektronik, komunikasi informasi, mobil dan suku cadang.