(Taiwan, ROC) - Perayaan Idul Fitri tahunan kembali digelar di Taipei setelah absen dua tahun. Acara yang berlangsung hari Minggu di Da'an Forest Park itu diramaikan oleh sekitar 10.000 pengunjung, menawarkan berbagai atraksi termasuk bazaar halal, bioskop luar ruang dan stan bertema budaya interaktif.
Wali Kota Taipei Ko Wen-je (柯文哲) mengatakan dalam pidato pembukaan, setelah dibatalkan dua tahun karena pandemi, kota Tapei memutuskan untuk mengadakan Perayaan Idul Fitri tahun ini kendati ada banyak tantangan.
Meski jumlahnya cukup besar, peserta yang hadir mematuhi aturan mengenakan masker wajah dan mengamati jarak sosial, yang diberlakukan oleh penyelenggara di tengah peningkatan jumlah kasus COVID-19 domestik secara nasional.
Mereka juga diminta untuk menunjukkan bukti vaksinasi setidaknya dua dosis vaksin COVID-19 yang disetujui untuk dapat masuk ke tempat-tempat acara utama, termasuk panggung utama, bioskop luar ruang dan area pengalaman budaya; dan sepanjang di lokasi acara, pengunjung tidak diperbolehkan makan atau minum.
Peserta dari Indonesia, Adi Putri, Dew dan Tini mengatakan kepada Rti bahwa meskipun jumlah kasus COVID-19 tinggi, majikan tetap mendorong mereka untuk hadir, hanya meminta mereka memakai masker wajah dan tetap waspada terkait kontak fisik yang dekat.
Tapi Ani, juga dari Indonesia dan telah berada di Taiwan selama delapan tahun, mengatakan bahwa meskipun dia datang dengan beberapa teman sesama negara asal, mereka akhirnya memutuskan untuk tidak memasuki lokasi utama karena ada "terlalu banyak hiruk-pikuk."
Ani juga mengatakan bahwa beberapa temannya, banyak di antaranya bekerja sebagai pengasuh lansia, tidak datang karena majikan meminta mereka untuk tidak pergi ke acara yang begitu ramai di tengah lonjakan kasus COVID-19 belakangan ini.