(Taiwan, ROC) --- Anggota delegasi Biro Pemuda Partai Demokrat Liberal Jepang hari ini (6/5), menggelar pertemuan dengan media di Taipei. Semenjak salah satu anggota delegasi, Nishino Daisuke, dikonfirmasi positif COVID-19, pertemuan hari ini diwakili oleh Suzuki Norikazu.
Selain itu, pertemuan dengan media pada hari Jumat ini, juga dihadiri oleh anggota Kongres Suzuki Hayato, yang juga menjabat sebagai Ketua Divisi Internasional Biro Pemuda. Suzuki Norizaku menyampaikan, perjalanan kali ini memiliki 3 pencapaian utama. Pertama, mengunjungi Pemakaman Tentara Nasional Wuzhishan guna memberikan penghormatan kepada mantan Presiden Lee Teng-hui. Bagi Jepang, mantan Presiden Lee Teng-hui adalah sosok yang dermawan, dan Beliau adalah Bapak Demokrasi Taiwan.
“Kami bersedia mewarisi semangatnya, untuk terus mempererat hubungan antar Jepang dengan Taiwan,” ungkap Suzuki Norizaku. Kedua, bertemu dengan Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) dan Wakil Presiden William Lai (賴清德). Suzuki Norizaku menyampaikan, sebagai politisi di Biro Pemuda Partai Demokrat Liberal, maka pihaknya bersedia untuk mempromosikan partisipasi Taiwan dalam Kerangka CPTPP.
Ketiga, adalah kembali menegaskan pertukaran dengan Korps Pemuda Republik Tiongkok (CYC), mengingat kerja sama antar keduanya telah dimulai semenjak tahun 1967. Pertemuan antar Biro Pemuda Partai Demokrat Liberal Jepang dengan CYC pada tahun ini, merupakan momen yang sangat berarti. Mantan Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, sebelumnya pernah menyampaikan pernyataan, bahwa jika sesuatu terjadi dengan Taiwan, maka Jepang akan terkena dampaknya.
Menanggapi pernyataan mantan PM Shinzo Abe di atas, Suzuki Norikazu menyampaikan, Taiwan adalah mitra penting yang terletak dekat dengan Jepang. Pesawat militer RRT gencar memasuki wilayah pertahanan Taiwan belakangan ini, bahkan jumlahnya telah melebihi skala sebelumnya. “Kami juga mempertimbangkan hal ini, dan akan meningkatkan kewaspadaan,” lanjut Suzuki Norikazu. Suzuki Norikazu juga berharap kedua belah pihak akan memperkuat kerja sama pragmatis di masa mendatang.
Suzuki Norikazu mengatakan, “Stabilitas Selat Taiwan sangat krusial bagi wilayah Asia Pasifik. Oleh karena itu, kami bersedia untuk membagikan pemahaman ini dengan komunitas internasional.”Menjawab wacana kerja sama ekonomi perdagangan dan kemajuan proyek “3rd Taiwan-Japan Economic Partnership Committee”, Suzuki Norikazu menyampaikan, Jepang dengan Taiwan adalah mitra penting yang saling berbagi akan nilai dan prinsip serupa. Dengan demikian, dialog di bidang ekonomi sudah sewajarnya diperkuat. Diharapkan para anggota komite terus berperan memperdalam diskusi perihal topik-topik relevan.