(Taiwan, ROC) Presiden Tsai Ing-wen pada hari Jumat ini (6/5) memberikan sambutan secara virtual dalam acara pembukaan program “Take Off Program for Senior Civil Service” (disingkat program TOP), Presiden Tsai Ing-wen mengusung 3 arah pokok meliputi kebijakan percepatan negara dwi-bahasa, digitalisasi pemerintahan serta pembinaan SDM lintas sektor, Beliau mengharapkan agar pelatihan program TOP ini bisa membuahkan hasil dan memberi manfaat untuk instansi masing-masing, bersama memajukan daya saing negara.
Dalam sambutan Presiden Tsai Ing-wen menyampaikan, para pejabat tinggi merupakan penggerak kemajuan bangsa, Ia berharap agar di masa mendatang para pejabat tinggi dalam mengemban tugas mereka memiliki pikiran yang terbuka, melalui pelatihan ini dibina agar kemampuan dalam menyusun strategi dan memimpin semakin berkembang dan maju demi membangunfondasi yang kokoh untuk pembangunan berkelanjutan.
Presiden Tsai Ing-wen mengusung 3 arah pokok yang diupayakan, pertama adalah memperlaju sasaran negara yang mempromosikan dwi-bahasa. Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Pembinaan untuk tahun ini secara khusus merencanakan “Pembinaan Global Mobile SDM, menambah materi rapat yang mengadopsi bahasa Inggris, juga pertama kali melakukan pelatihan online bersama dengan Inggris dan Filandia, ini menjadi arah yang sangat bermanfaat. Melalui cara berpikir dan latihan disisipkan lebih banyak unsur bahasa Inggris, agar pemerintah dapat semakin maju dan sejajar dengan dunia internasional.”
Kedua adalah digitalisasi pemerintahan. Presiden Tsai Ing-wen mengemukakan, dalam beberapa tahun terakhir ini pemerintah secara aktif dan lebih terbuka untuk bidang informasi komunikasi, setiap instansi kementerian dilatih, juga memberikan materi pelatihan terkait kreativitas digitalisasi, pemerintahan yang cerdas dan lainnya, di masa mendatang akan berlanjut mengupayakannya dan menerapkan secara nyata sistem pemerintahan yang terbuka.
Yang terakhir adalah pelatihan SDM lintas sektor. Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, seiring dengan kemajuan zaman, metode pembinaan juga wajib berkembang maju. Tahun ini penambahan materi pembinaan mencakup magang dalam kalangan industri, juga mengundang perwakilan dari pebisnis untuk membina agar materi pembelajaran yang semakin beragam dan semakin sesuai dengan praktik di lapangan.
Ia mengharapkan agar para peserta menggunakan kesempatan ini untuk belajar hal baru, serta hasil pembelajaran yang diserap diharapkan dapat membawa manfaat untuk instansi masing-masing, bersama memajukan daya saing bangsa.