History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

CSIST Meluncurkan Tembakan Rudal 10 Mei Mendatang

  • 04 May, 2022
  • 尤繼富
CSIST Meluncurkan Tembakan Rudal 10 Mei Mendatang
CSIST Meluncurkan Tembakan Rudal 10 Mei Mendatang

(Taiwan, ROC) Institut Sains dan Teknologi Chung-Shan (CSIST) pada tanggal 10 Mei akan menguji coba peluncuran rudal, area bahaya melampaui 150 km, jangkauan ketinggian peluru Hsing Feng III (HF-3) berkemungkinan mencapai 400 km dan Hsiung Feng IIE (HF-2E), maka pada hari tersebut untuk pelayaran dari Taitung ke pulau Lanyu dijadwalkan lebih awal.

Pelaku usaha pelayaran rute Taitung-Pulau Lanyu kemarin (3/5) mulai mengumumkan perubahan jadwal pelayaran karena CSIST akan meluncurkan tembakan. Perusahaan Da Fa mengumumkan, semula kapal dari Taitung ke Pulau Lanyu dijadwalkan 10 Mei berangkat pukul 12:10, dikarenakan mendapat pengaruh dari latihan tembakan yang diluncurkan CSIST, maka mengubah jadwal pelayaran lebih awal, kapal berangkat pagi hari pukul 7:30.

Menurut pemberitahuan CSIST yang disampaikan oleh Direktorat Jendral Perikanan, latihan peluncuran rudal akan berjalan pada tanggal 10-12 Mei pada pukul 12:00-13:50, dengan cakupan area mulai dari kawasan Jiupeng mengarah ke perairan Pulau Lanyu dan Green Island, dengan ketinggian balistik maksimum 25000 kaki, cakupan area bahaya melampaui 150 km, peluncuran kali ini akan dipantau dengan pesawat nirawak (UAS).

Selain itu, pada tanggal 10-12 Mei setelah pukul 6 pagi diumumkan ada penembakan rudal jenis yang lainnya dengan ketinggian yang tidak terlalu tinggi. Salah seorang pensiunan CSIST mengatakan, jika dilihat dari ketinggian rudal, bukan ketinggian yang tak terhingga, hanya 25.000 kaki dan mengadopsi pesawat nirawak untuk memantau, semestinya rudal anti kapal atau rudal darat ke darat, maka yang paling berkemungkinan adalah menggunakan rudal HF-3 dan HF-2E untuk melakukan serangan darat.

Berdasarkan laporan yang disampaikan Kemenhan ke Yuan Legislatif mengenai “Kendala dan Program Penyelesaian Yang Wajib Diserahkan Secara Rutin” membeberkan rudal buat dalam negeri akan diproduksi masal guna menanggapi serangan militer RRT, meliputi Sky Sword II, Sky Bow III (ATBM), Hsiung Feng III (HF-3), Hsiung Feng IIE (HF-2E) dan bom klaster Wan Chien.

Yang paling mendapat perhatian adalah, rudal Hsiung Feng III(HF-3) dengan tembakan dashyat mencapai 400 km, dan rudal Hsiung Feng IIE (HF-2E) dengan jangkauan mencapai 1200 km, masih ada peluru kendali Anti-Tactical Ballistic Missile (ATBM).

Selain itu, menurut laporan pencairan anggaran terbaru Kemenhan akhir-akhir ini yang disampaikan ke Yuan Legislatif membeberkan bahwa fungsi pesawat nirawak kamikaze yang terbagi atas “serangan” dan “umpan”, yang pertama menangkal stasiun radar dan rudal musuh, yang terakhir memancing radar musuh dan melakukan pencarian. CSIST dan Kemenhan secara konsisten menyampaikan “tidak memberikan komentar apapun, meminta warga mendukung pertahanan nasional”.

Komentar

Terbarumore