(Taiwan, ROC) --- Pada tanggal 2 Mei 2022, Juru Bicara Departemen Pertahanan AS, John Kirby menegaskan bahwa kebijakan AS terhadap Satu Tiongkok tidak akan pernah berubah. Di lain pihak, Negeri Paman Sam akan terus mendukung keperluan Taiwan dalam meningkatkan pertahanan diri, dengan tetap bertumpu pada UU Hubungan Taiwan.
Menteri Pertahanan Jepang, Nobuo Kishi dijadwalkan akan bertemu dengan Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin pada tanggal 4 Mei 2022. Media menaruh perhatian mendalam perihal wacana yang diangkat dalam pertemuan tersebut, terutama terkait isu Ukraina – Rusia dan Taiwan.
John Kirby menyampaikan, pihaknya menantikan pertemuan antar kedua menteri pertahanan di atas. Wacana Ukraina – Rusia dan bagaimana AS dan Jepang memberikan bantuan mereka kepada Ukraina diperkirakan akan diangkat dalam pertemuan besok.
Namun demikian, John Kirby kembali mengutip pernyataan Lloyd Austin di hadapan Komite Angkatan Bersenjata DPR AS pada pertengahan April lalu, yakni tidaklah pantas untuk membandingkan posisi Taiwan dengan krisis yang terjadi di Ukraina saat ini, mengingat keduanya memiliki skenario berbeda.
Ia menegaskan kembali bahwa “Kebijakan Satu Tiongkok” yang dianut oleh AS tidak berubah. Di samping itu, AS akan terus memberikan dukungannya bagi Taiwan, terutama dalam pemenuhan kebutuhan meningkatkan pertahanan nasional.
John Kirby menambahkan, dukungan yang diberikan oleh AS akan tetap berdasar pada UU Hubungan Taiwan. Ia melanjutkan, diperlukan sikap waspada sebelum membandingkan situasi yang terjadi di Ukraina dengan kondisi di Taiwan.
Sudah lebih dari 2 bulan, Rusia menginvasi Ukraina. Hingga hari ini, diberitakan telah ada lebih dari 5 juta warga yang melarikan diri dan mencari perlindungan di luar negeri.
Pada pekan lalu, Departemen Pertahanan AS mengumumkan bahwa Menteri Pertahanan Jepang, Nobuo Kishi akan melakukan kunjungan ke AS pada tanggal 3 Mei hingga 6 Mei 2022.
Menteri Nobuo Kishi dijadwalkan akan bertemu dengan Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin. Beberapa isu dikabarkan akan menjadi wacana dalam pertemuan kedua menteri di atas, salah satunya adalah krisis Ukraina.
Di samping itu, AS juga menyampaikan terima kasih atas partisipasi Jepang di dalam KTT yang digelar di Ramstein, Jerman Barat, yang juga dihadiri oleh 40 negara lainnya. KTT tersebut digelar guna memberikan dukungan kepada Ukraina dan menolak aksi invasi Rusia.
Selain itu, kedua menteri pertahanan tersebut juga akan membahas perihal RRT dan Korea Utara, serta rencana kerja sama di sektor pertahanan, yang diharapkan dapat memperkuat kemampuan perlindungan dan aliansi antara AS dengan Jepang,