History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Yuan Eksekutif Usung Program Langkah Perlindungan ABK dengan Upah Minimal US$ 550

  • 23 April, 2022
  • 尤繼富
Yuan Eksekutif Usung Program Langkah Perlindungan ABK dengan Upah Minimal US$ 550
Yuan Eksekutif Usung Program Langkah Perlindungan ABK dengan Upah Minimal US$ 550

(Taiwan, ROC) – Tanggal 21 April lalu, Yuan Eksekutif meloloskan “Program Perlindungan ABK dan Hak Asasi Terkait Lainnya”, dengan mengusung tujuh langkah perbaikan perlindungan hak asasi para Anak Buah Kapal Asing, mencakup di antaranya kenaikan upah gaji bulanan mulai dari bulan Juli mendatang, dari US$ 450 menjadi US$ 550, pembayaran upah gaji tersebut tidak boleh dilakukan secara perantara oleh pelaku agensi, selain itu akan mengeliminasikan kapal tua yang sudah tidak layak dan tidak mampu untuk memperbaiki kondisi ruang kabin kapal yang ada.

Perdana Menteri Su Tseng-chang saat memberikan piadtonya menyampaikan bahwa laut samudera tidak memiliki batasan, demikian pula dengan hak asasi manusia. Dengan berdasarkan kepada hak asasi manusia, sikap kemanusiaan, menjaga kalangan yang tak mampu, pekerja migran yang pergi mengadu nasib di laut, semua ini menjadi hal yang memang benar adanya. Su menjelaskan hak asasi manusia akan selalu menjadi jantung utama dalam perkembangan industri perikanan.Untuk itu pemerintah memiliki kewajiban memperbaiki kondisi para pekerja saat menjalankan aktivitasnya, termasuk keamanan, dan penghormatan yang didapatkan di dalam lokasi pekerjaannya. Pemerintah sendiri juga telah menganggarkan dana senilai NT$ 2 milyar untuk mendorong program perbaikan tersebut, dimana diharapkan mampu menjadi sebuah tonggak bersejarah untuk perindustrian perikanan Taiwan dalam memberikan perlindungan akan hak asasi para anak buah kapal asing.

Hingga saat ini tercatat ada sebanyak 21 ribu anak buah kapa lasing yang bekerja di Taiwan. Dengan berdasarkan program perlindungan hak asasi para ABK tersebut, maka Dewan Pertanian juga akan segera melakukan perbaikan peraturan yang ada, dengan menaikkan upah gaji bulanan yang diterima oleh para ABK asing mulai bulan Juli mendatang, dan upah gaji tersebut tidak boleh diberikan melalui bantuan perantara agensi luar negeri, dengan nilai minimal US$ 550 per bulannya. Selain itu kelak di kedepannya akan membangun sebuah sistem penilaian upah gaji, dan juga catatan waktu kerja yang jelas.

Dewan Pertanian berharap untuk kapal ikan yang baru, harus memenuhi standarisasi yang ada. Untuk kapal yang hanya memiliki kabin tempat tidur yang kecil atau ruang dalam kapal yang terbatas dan tidak dapat diperbaiki atau tidak layak untuk digunakan sebagai kapal penangkap ikan laut lepas, diprediksi akan terus dilakukan pengurangan jumlah hingga tersisa 200 kapal. Selain itu masa berlatar di atas laut, tidak boleh melebihi 10 nulan, meningkatkan nilai asuransi hingga NT$ 1,5 juta, meminta pemilik kapal dapat membuka fungsi WiFi bagi para ABK di atas kapal saat berlayar, sehingga memudahkan para ABK dapat melakukan interaksi dengan dunia luar.

Dewan Pertanian juga akan memberikan kucuran dana subsidi untuk pembelian 14.000 jaket pelampung bagi kapal ikan laut lepas atau kapal ikan skala kecil yang berlayar di perairan sekitar. Hingga saat ini telah dibentuk 21 titip tempat mandi di pelabuhan, dimana juga tersedia pos listrik dekat pelabuhan dan ruang kegiatan yang lebih bersahabat bagi para ABK saat merapat di pelabuhan di Taiwan.

Komentar

Terbarumore