History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Penggunaan Nama Taiwan dalam Konferensi OOC, MOFA: Pencapaian Terbaru Bagi Partisipasi Internasional

  • 12 April, 2022
  • 尤繼富
Penggunaan Nama Taiwan dalam Konferensi OOC, MOFA: Pencapaian Terbaru Bagi Partisipasi Internasional
Penggunaan Nama Taiwan dalam Konferensi OOC, MOFA: Pencapaian Terbaru Bagi Partisipasi Internasional

(Taiwan, ROC) --- Menanggapi persiapan Taiwan untuk mengikuti “Our Ocean Conference ke-7”(OOC), Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (MOFA), Joanne Ou (歐江安) menyampaikan bahwa utusan Taiwan telah terbang ke Palau pada Selasa pagi (12/4). Bertindak sebagai utusan presiden, maka Ketua Ditjen Perlindungan Lingkungan – Chang Tzi-chin (張子敬) dijadwalkan akan memberikan pidato utamanya pada tanggal 14 April 2022.

Joanne Ou menuturkan, partisipasi Taiwan kali ini dalam OOC menjadi pencapaian terbaru, setelah sebelumnya Taiwan hanya mengatasnamakan sebagai pakar sarjana atau LSM. Dalam pertemuan “Our Ocean Conference ke-7” kali ini, nama Taiwan dijadikan sebagai nama resmi.

Ini juga menjadi pencapaian terbaru dalam partisipasi Taiwan di pertemuan kelautan internasional.

Joanne Ou melanjutkan, Presiden Palau, Surangel S. Whipps, Jr. mengundang Presiden Tsai Ing-wen untuk mengunjungi Palau dan hadir dalam pertemuan “Our Ocean Conference ke-7”, yang rencananya akan digelar pada tanggal 13 April hingga 14 April 2022.

Kepala Negara pun menunjuk Ketua Ditjen Perlindungan Lingkungan - Chang Tzi-chin untuk bertindak sebagai perwakilan Taiwan dengan menjabat posisi sebagai Ketua Ditjen Perlindungan Lingkungan.

Chang Tzi-chin juga diharapkan akan membagikan kontribusi Taiwan terhadap isu lingkungan laut dan pembangunan berkelanjutan. Mengingat Taiwan adalah salah satu anggota yang memiliki tanggung jawab untuk melestarikan kawasan Pasifik.

Joanne Ou melanjutkan, konferensi kali ini secara resmi menggunakan nama Taiwan dalam memberikan undangan mereka. Ketua Ditjen Perlindungan Lingkungan - Chang Tzi-chin dipastikan akan menggunakan gelar resminya saat mengikuti pertemuan tersebut.

Joanne Ou mengatakan, “Partisipasi Taiwan dalam pertemuan dunia internasional selalu mengedepankan martabat dan memprioritaskan perluasan perjanjian substantif. Kali ini, kami berupaya untuk menggunakan nama Taiwan dan gelar resmi dalam pertemuan OOC ke-7. Yang mana ini menjadi landasan yang sangat baik, terutama bagi partisipasi Taiwan dalam Konferensi Kelautan di masa mendatang. Pada masa lalu, konferensi OOC tidak menampilkan bendera nasional mana pun. Namun, kali ini OOC akan memperlihatkan 2 bendera negara pelaksana, yakni Amerika Serikat dan Palau.”

Joanne Ou melanjutkan, Taiwan telah berkomitmen untuk melestarikan lingkungan laut dan pembangunan yang berkelanjutan untuk waktu yang lama. Dalam beberapa tahun terakhir, Taiwan telah berupaya mempromosikan beberapa kebijakan, meliputi pembentukan kawasan perlindungan laut, mendorong kebijakan “Perencanaan Perlindungan Lingkungan Ekologi Wilayah Laut Taiwan” pada tahun 2021, mempercepat pembentukan legislasi hukum konservasi laut dan pemeliharaan keselamatan maritim.

Keseriusan Taiwan di atas dalam melestarikan lingkungan ekologi laut, tentunya mendatangkan perhatian dari masyarakat dunia. Perwakilan Taiwan tentunya akan terus berkomunikasi dan berinteraksi dengan tamu-tamu kehormatan lainnya, terutama membahas perihal isu konservasi laut.

Komentar

Terbarumore