(Taiwan, ROC) Media memberitakan, pesawat kargo Boeing 777 yang dibeli oleh Maskapai Penerbangan China Airlines, dikarenakan pada badan pesawat yang bertuliskan “CARGO”, dalam huruf “C” diberi logo pulau Taiwan, kondisi ini membuat pesawat ini tidak diperkenankan melintasi rute penerbangan RRT dan Hongkong, serta menyebabkan pesawat kargo Boeing 777 yang baru saja dibeli Maskapai Penerbangan China Airlines pada akhir bulan Maret ini didapati logo Taiwan dalam huruf C telah dihapus. Perdana Menteri Su Tseng-chang dalam sidang Yuan Legislatif mengakui, ada upaya khusus yang ingin disampaikan melalui desain badan pesawat, malah memengaruhi operasi pesawat, pihak pemerintah akan terus mengupayakannya.
Pembahasan mengenai perubahan nama maskapai China Airlines dan desain badan pesawat, Kemenhub Wang Kuo-tsai () pada hari Selasa ini (12/4) mengatakan, “Semula ada 3 pesawat kargo, ke depannya akan beroperasi untuk rute penerbangan AS, selanjutnya pihak kami juga akan mengupayakan agar mendapat pengakuan, sehingga bisa beroperasi ke sana. Dengan desain badan pesawat ini bisa terbang ke tempat lain, memang keputusan ini sangat lah tidak mudah, maka saya berpikir untuk membiarkan pihak maskapai China Airlines untuk mengupayakan hal ini.”
Berkaitan dengan berapa banyak pesawat dengan desain logo Taiwan di masa mendatang? Menhub Wang Kuo-tsai mengatakan, akan dijawab oleh maskapai China Airlines, berharap agar desain badan pesawat yang dipakai juga mempertimbangkan 2 kondisi di antaranya “operasi penerbangan” dan “menghindari kerancuan dengan RRT”. Setelah ditetapkan oleh maskapai China Airlines baru akan diumumkan oleh Kemenhub, akan tetapi 3 pesawat kargo desain logo Taiwan ini adalah untuk rute penerbangan AS.