(Taiwan, ROC) – Peraturan dan kebijakan yang ketat dari RRT menghantam kekayaan dari warganya. Forbes mengeluarkan daftar orang terkaya dunia untuk tahun 2022, dibandingkan dengan tahun lalu (2021) jumlah orang terkaya dunia di Daratan Tiongkok berkurang 87 orang. Pendiri Alibaba yang juga bertengger dalam urutan orang yang paling kaya di RRT, kali ini urutannya turun drastis menjadi urutan ke-9.
Bersamaan dengan itu juga terlihat jelas termasuk Hongkong dan Makau, orang terkaya RRT berada di urutan kedua setelah Amerika Serikat, terdapat 607 orang kaya yang masuk dalam “orang terkaya dunia” dengan total nilai kekayaan sebesar US$2,3 triliun (sekitar NT$66 triliun). Zhong Shan-shan, seorang pengusaha miliuner Tiongkok yang mendirikan dan mengepalai Nongfu Spring, perusahaan minuman terbesar di Daratan Tiongkok dengan kekayaan sebesar US$65,7 miliar tahun ini menjadi orang terkaya di Daratan Tiongkok dan bertengger di urutan ke-17 orang terkaya dunia.
Berdasarkan kantor berita Reuters, Radio Free Asia (RFA) tanggal 6 April melaporkan, apabila dikurangi dengan Hongkong dan Makau, maka jumlah orang kaya RRT berkurang 87 orang dibandingkan dengan tahun lalu, salah satu alasannya adalah karena pemerintah RRT memberlakukan peraturan pemantauan dengan teknologi internet sehingga menyusutkan kekayaan dari para miliunernya.
Laporan mengungkapkan, pemerintah dengan mengatasnamakan “anti monopoli”, “kemakmuran Bersama” dan lainnya memperketat peraturan dn melakukan pemantauan terhadap para pengusaha dengan jaringan teknologi internet, sehingga menjaring perusahaan raksasa seperti Alibaba, Tencent dan lainnya.
Jack Ma, miliuner pendiri Alibaba yang sempat berada di urutan teratas orang terkaya di Daratan Tiongkok dengan nilai kekayaan US$65,6 miliar di Forbes pada tahun 2020 lalu, tahun ini hanya puas berada di urutan ke-9 orang terkaya di RRT, dan kekayaannya menyusut drastis menjadi US$22,8 miliar.
Selain itu, dalam urutan orang terkaya dunia, Robin Zeng (曾毓群), pendiri dan CEO dari industri batere Contemporary Amperex Technology yang tadinya berada di urutan ke-29 dengan nilai kekayaan US$44,8 miliar, tahun ini juga mengalami penurunan 5 tingkatan menjadi urutan ke 34 dengan nilai kekayaan menyusut menjadi US$37,2 miliar, sedangkan orang terkaya Hongkong Li Ka-shing (李嘉誠) hanya berada di urutan ke-37.