(Taiwan, ROC) – Taiwan dan Amerika Serikat menggelar pertemuan tingkat tinggi di Washington guna membahas strategi dan praktik yang akan dilakukan untuk memperluas partisipasi Taiwan dalam organisasi dunia internasional. Kementerian Luar Negeri atau MOFA pada hari Sabtu tanggal 2 April mengatakan bahwa pertemuan bilateral ini adalah pertemuan fisik pertama setelah merebaknya pandemi COVID-19, yang sepenuhnya juga sekaligus menunjukkan kemitraan yang kokoh dan kuat antara Taiwan dan Amerika, khususnya dalam jalinan persahabatan dan dukungan yang kuat dari pihak Amerika kepada Taiwan.
Kementerian Luar Negeri atau MOFA dalam keterangan pers yang dirilis pada Sabtu pagi tanggal 2 April menyampaikan bahwa Amerika Serikat menegaskan peran konstruktif yang dapat dimainkan Taiwan dalam kerja sama multilateral dalam pemulihan dari pandemi global, dan menegaskan kembali bahwa mereka akan terus mendukung dan membantu Taiwan dalam memperluas jangkauannya, termasuk ruang internasional dan memberikan kontribusi yang lebih profesional untuk isu-isu yang menjadi perhatian global.
Pada tanggal 31 Maret lalu, Taiwan dan Amerika mengadakan pertemuan pembahasan di Washington DC, berkenaan dengan strategi dan praktik yang akan dilakukan untuk memperluas partisipasi internasional Taiwan dalam organisasi kelas dunia. Adapun topik yang dibahas meliputi kesehatan masyarakat, keamanan penerbangan sipil, memerangi kejahatan transnasional, kerja sama ekonomi, dan pemerintahan yang demokratis. .
Lily Hsu, Direktur Jenderal Kementerian Luar Negeri atau MOFA, menyatakan bahwa dirinya mewakili MOFA memberikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Amerika Serikat atas komitmen dan dukungan kuatnya kepada Taiwan, dan menekankan bahwa Taiwan akan terus melanjutkan kolaborasi dengan negara-negara yang memiliki asas pemahaman yang serupa, termasuk dengan pihak Amerika Serikat, selain itu juga akan terus memperluas dukungan dan menjalin persahabatan dengan dunia internasional. Menjunjung tinggi prinsip "profesionalisme, pragmatisme, dan kontribusi", dimana Taiwan akan lebih memperluas partisipasi internasional, bersama-sama menjaga ketertiban internasional berbasis peraturan dan hukum yang ada, memperkuat pemerintahan multilateral dan kerja sama regional, dan menunjukkan kepercayaan dan kontribusi nyata Taiwan sebagai kekuatan demi kebaikan di dunia.
MOFA menjelaskan bahwa Lily Hsu, selaku pimpinan, ditemani oleh Direktur Departemen Organisasi Internasional Sharon Wu dan yang lainnya ke Washington untuk menghadiri pertemuan tersebut, termasuk Bi-khim Hsiao selaku kepala kantor perwakilan di Amerika Serikat dan lainnya.
Sementara dari pihak perwakilan dari Amerika, hadir di antaranya Michele Sison, Asisten Sekretaris Biro Organisasi Internasional Departemen Luar Negeri, Nerissa Cook dan Jane Rhee, Wakil Asisten Sekretaris Biro Organisasi Internasional, dan Matt Murray, seorang pejabat senior Asia-Pasifik APEC dan Direktur Eksekutif Institut Amerika di Taiwan (AIT) Ingrid Larson.