History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

NHRC Menerbitkan Laporan Nasional Evaluasi Opini Independen CRC, Mengimbau Merevisi Larangan Hukuman Fisik di Rumah

  • 01 April, 2022
  • 陳柏萇
NHRC Menerbitkan Laporan Nasional Evaluasi Opini Independen CRC, Mengimbau Merevisi Larangan Hukuman Fisik di Rumah
NHRC Menerbitkan Laporan Nasional Evaluasi Opini Independen CRC, Mengimbau Merevisi Larangan Hukuman Fisik di Rumah

(Taiwan, ROC) – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (NHRC) pada hari ini (1/4) menerbitkan evaluasi opini independen atas laporan nasional kedua Konvensi Hak-Hak Anak (CRC). Chen Chu (陳菊) selaku Ketua NHRC mengemukakan, NHRC akan menggelar sebanyak 4 simposium dan 5 forum fokus di berbagai tempat guna dapat bertukar pendapat secara luas, serta bertukar pandangan dengan berbagai kementerian terkait kekurangan yang terdapat dalam laporan nasional tersebut.

Chen Chu (陳菊) mengatakan,  “Kita perlu mendengarkan suara anak muda, mari bersama-sama melindungi hak-hak perkembangan fisik dan mental anak. Kami berharap melalui evaluasi opini independen ini dapat mendorong pemerintah untuk memasukkan beragam pandangan anak-anak, juga memungkinkan seluruh lapisan masyarakat memiliki pemahaman yang lebih baik tentang praktik dan cetak biru masa depan kebijakan hak anak Taiwan.”

Komite NHRC, Yeh Ta-hua (葉大華) menjelaskan evaluasi opini independen kali ini secara khusus menyorot 3 topik penting dan 24 hak penting anak, termasuk hak-hak anak di bawah kecamuk pandemi COVID-19, hak digital anak dan pengasuhan alternatif anak. Memperhatikan hak-hak atas pendidikan, kesehatan, privasi dan ekspresi informasi anak-anak di tengah pandemi; Masalah seperti cyberbullying (Intimidasi dunia maya), klasifikasi internet, eksploitasi seksual digital, penculikan melalui internet, dan masalah-masalah lainnya di dalam lingkungan digital; Serta rendahnya proporsi pengasuhan ala keluarga untuk anak-anak, penyerangan dan pelecehan seksual terhadap anak di lembaga penempatan, serta mekanisme pengaduan untuk anak-anak di lembaga penempatan, dll, serta memberikan saran kepada masing-masing kementerian.

Selain itu, evaluasi opini independen juga secara khusus mengangkat isu mengenai penganiayaan terhadap anak. Yeh Ta-hua (葉大華) membeberkan, jumlah korban penganiayaan anak pada tahun 2020 mencapai titik tertinggi sejak lima tahun belakangan, dan tingkat kekerasan dalam rumah tangga juga semakin meningkat. Sebagian besar kasus penganiayaan anak yang berujung kematian adalah anak-anak yang berusia di antara 0-6 tahun, dan kasus pada balita yang belum berusia genap 3 tahun mencapai angka 80%, dan data-data ini sangatlah mengejutkan. Maka dari itu, NHRC menyarankan kementerian terkait untuk belajar dari pengalaman internasional, yakni dengan melakukan kunjungan kepada ibu hamil dan bayi-bayi yang baru lahir, meningkatkan jaringan perlindungan, dan secara bersamaan mendorong revisi undang-undang untuk melarang hukuman fisik di dalam rumah.

Evaluasi opini independen juga menyebutkan, meskipun rasio anggaran anak-anak terhadap Produk Domestik Bruto (GDP) Taiwan telah meningkat dari tahun ke tahun, namun masih jauh di bawah standar negara-negara dalam Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD), lagipula terdapat tren menurun dari tahun ke tahun pada rasio anggaran proyek-proyek “pengembangan”. Maka dari itu berharap pemerintah dapat memperkuat investasi anggaran anak-anak, serta mengawasi pelaksanaan pemerintahan di semua tingkatan.

Komentar

Terbarumore