(Taiwan, ROC) – Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) pada pagi hari ini (25/3) menghadiri upacara pembukaan “Pameran Anggrek Internasional Taiwan 2022” yang digelar di Taman Bioteknologi Anggrek Taiwan, Tainan. Saat memberikan pidato, Presiden Tsai menyambut kedatangan masing-masing perwakilan utusan diplomatik dari berbagai negara di Taiwan yang turut hadir dan berpartisipasi dalam perhelatan akbar industri anggrek ini.
Karena kecamuk COVID-19, Pameran Anggrek Internasional Taiwan telah berhenti digelar selama 2 tahun, dan pada akhirnya dapat kembali diselenggarakan pada tahun ini. Asosiasi Produksi dan Pemasaran Anggrek Taiwan juga telah meluncurkan anggrek dengan warna yang sama dengan bendera Ukraina. Presiden Tsai mengemukakan, bunga anggrek ini telah menarik banyak perhatian dan diskusi banyak orang, tidak hanya menyatakan dukungan Taiwan terhadap Ukraina, tetapi juga menunjukkan teknologi pertanian kebanggaan Taiwan, semua ini membuat Taiwan dapat dilihat oleh dunia.
Presiden Tsai menunjukkan, Taman Bioteknologi Anggrek Taiwan merupakan pemukiman penghasil anggrek terbesar di dunia, serta sebelumnya pernah dikunjungi oleh Perdana Menteri Belize, John Briceño, dan Presiden Kepulauan Marshall, David Kabua. Sepertiga anggrek dunia diproduksi di Taiwan, bunga anggrek merupakan kebanggaan Taiwan dan penghubung penting antara Taiwan dan dunia. Presiden Tsai mengatakan, “Tahun lalu, kawasan budidaya anggrek di Taiwan telah mencapai 986 hektar, dengan nilai keluaran tahunan melebihi NT$ 6,3 miliar. Selama bertahun-tahun, Pameran Anggrek Internasional Taiwan juga telah diperingkatkan di antara tiga pameran anggrek utama di dunia, yakni bersamaan dengan Pameran Anggrek Tokyo dan Pameran Anggrek Dunia. Pameran ini memiliki reputasi internasional yang cukup besar dan merupakan hasil kerja keras serta usaha bersama dari kalangan industri, pemerintah, dan akademisi kita. Saya juga pasti akan membuat anggrek Taiwan dapat terus mempertahankan posisi terdepan di dunia internasional.”
Presiden Tsai menyampaikan, semua negara pengekspor bunga telah terpengaruh karena kecamuk pandemi dalam dua tahun belakangan. Guna mempertahankan pangsa pasar anggrek Taiwan di pasar utama seperti Amerika Serikat, Jepang dan negara-negara lainnya, pemerintah telah secara aktif mengadopsi langkah-langkah seperti menyediakan bonus ekspor, menyewa pesawat secara khusus, dan metode lainnya untuk membantu pelaku industri menstabilkan penjualan ekspor. Dalam tren yang berlawanan tahun lalu, nilai ekspor anggrek Taiwan mampu meraih rekor tertinggi, yakni mencapai angka NT$ 5,8 miliar, dengan peningkatan lebih dari 10% jika dibandingkan tahun sebelumnya. Anda pun dapat melihat bunga anggrek Taiwan di Amerika Serikat, Jepang, atau Belanda, Vietnam, Kanada dan negara-negara lain. Presiden Tsai sangat berterima kasih kepada industri anggrek karena telah menciptakan merek dengan kualitas terbaik, memungkinkan bunga anggrek Taiwan untuk berdiri di panggung internasional.