(Taiwan, ROC) -- Kementerian Luar Negeri melalui Yayasan Bantuan Bencana membentuk “rekening khusus Ukraina”, saat ini sumbangan yang terkumpul mencapai USD 15 juta. Juru Bicara Kemenlu Joanne Ou pada hari Selasa ini (22/3) mengatakan, bantuan amal melalui kantor perwakilan setempat untuk diserahkan kepada pemerintah, atau melalui instansi pelaksana yang ditunjuk, cara penanganan dilakukan secara transparan, memberikan hasil laporan akhir kepada public; satu sisi lainnya, kegiatan penggalangan dana diprediksikan akan ditutup pada tanggal 1 April 2022 pukul 11.59 malam hari.
Jubir Joanne Ou mengatakan, “Sebenarnya kami selaku Kemenlu telah dibombadir dengan rasa kasih dari warga Taiwan, sangat berterima kasih, sangat terharu, tempat parkiran kami,dan kantin kami dipenuhi dengan sumbangan barang dari warga, satu per satu kardus telah kami terima, sangat terharu dan tidak dapat kami ungkapkan.”
Kemenlu mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan dari sukarelawan yang menangani barang-barang sumbangan, juga mengapresiasi warga yang tidak henti-hentinya memberikan sumbangan.
Selain itu, mengenai keinginan dari warga Taiwan turut dalam tentara internasional, Joanne Ou merespons bahwa Kemenlu mengerti tekad dan keberanian warga Taiwan, tetapi dari posisi menjaga keamanan rakyat tidak mendukung warganya melakukan hal ini, sebelum memutuskan diharapkan untuk terlebih dulu menghubungi Kemenlu agar dapat berbincang-bincang apabila ada warga yang ingin menjadi tentara internasional sukarelawan, sehingga pihak Kemenlu juga dapat berbagi situasi dan kondisi Ukraina kepadanya.