(Taiwan, ROC) - Maraton Wan Jin Shi Kota New Taipei 2022, yang tahun ini memasuki tahun ke 20, dengan ramai digelar di Pacific Green Bay di Wanli pada hari Minggu, 20 Maret pagi, dipartisipasi oleh lebih dari 9.800 pelari, termasuk 89 pelari asing dari 20 negara.
Wali Kota New Taipei Hou You-yi (侯友宜) menghadiri upacara pembukaan, mengungkapkan rasa gembira bahwa Maraton Wan Jin Shi telah meraih pengakuan Label Perak dari Asosiasi Internasional Federasi Atletik (IAAF) dengan memasuki 20 tahun.
Hou mengatakan, “Tahun ini kita sudah memasuki tahun ke 20, sebuah tonggak sejarah, karena sejak perlombaan maraton pada mulanya, kita telah meraih pengakuan Label Perunggu, Label Perak, dan kini melangkah menuju Label Emas dan Platinum. 20 tahun lagi, kita akan meraih pengakuan tertinggi. Inilah yang paling diantisipasi bagi Maraton Wan Jin Shi ini.”
Cuaca pada hari Minggu sangat cerah di sepanjang rute yang membentang di pesisir Distrik Wanli, Jinshan dan Shimen di New Taipei di Taiwan timur laut. Maraton penuh nomor putra dijuarai oleh pelari Kenya, Felix Kimutai, dengan catatan waktu dua jam, 18 menit dan 24 detik; nomor putri dimenangkan pelari Etiopia, Motu Megersa Gedefa, dengan waktu dua jam 49 menit dan 17 detik.
Pelari Taiwan paling cepat adalah Chou Ting-yin (周庭印) dan dan Joymei Lee (李佳玫). Chou menyelesaikan maraton penuh di nomor putra dalam dua jam, 31 menit dan 41 detik, sementara Lee mencatat waktu dua jam, 57 menit dan 55 detik di nomor putri.
Maraton Wan Jin Shi New Taipei 2022 adalah pertama kalinya dalam dua tahun di mana ada pelari internasional yang datang untuk berlomba. Edisi 2020 dibatalkan karena pandemi COVID-19, sementara untuk edisi 2021, semua dari 12 pelari internasional yang diundang ke Taiwan dengan izin khusus dari pemerintah tidak dapat ikut berlomba setelah salah satu dari mereka dinyatakan positif COVID-19 saat karantina.