History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pertemuan Puncak ASEAN-AS Akhir Maret Ditunda

  • 18 March, 2022
  • 陳柏萇
Pertemuan Puncak ASEAN-AS Akhir Maret Ditunda
Pertemuan Puncak ASEAN-AS Akhir Maret Ditunda

 (Taiwan, ROC) – Kamboja yang menjabat sebagai Ketua Begilir Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) mengemukakan, tidak semua pemimpin dapat turut hadir dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) yang akan diadakan pada akhir bulan Maret mendatang, maka dari itu pihaknya memutuskan untuk menunda pertemuan antara ASEAN dan Amerika Serikat (AS). 

Gedung Putih pada bulan Februari yang lalu mengumumkan, Presiden AS, Joe Biden, akan menjabat sebagai tuan rumah pertemuan khusus para pemimpin ASEAN di Washington, DC, pada tanggal 28-29 Maret.

Di saat wartawan menanyakan terkait Kementerian Luar Negeri Kamboja yang mengumumkan penundaan waktu pertemuan pada awal bulan Maret, Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional AS (NSC) mengemukakan, Joe Biden menantikan kedatangan pemimpin ASEAN ke Washington.

Juru Bicara ini menyebutkan, guna memastikan partisipasi para pemimpin ASEAN yang diundang, Negeri Paman Sam bekerja sama dengan mitra ASEAN guna mengkonfirmasi tanggal yang tepat untuk pertemuan ini.

Menlu Kamboja, Prak Sokhonn menuturkan, pertemuan tersebut ditunda karena beberapa pemimpin ASEAN tidak dapat hadir pada tanggal yang telah diusulkan sebelumnya.

KTT ASEAN ini dipandang sebagai bagian dari upaya AS untuk meningkatkan keterlibatannya dengan Asia Tenggara. Washington melihat kawasan tersebut sangatlah penting guna melawan kekuatan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) yang kian hari kian bertambah.

Sekretaris Pers Gedung Putih, Jen Psaki sebelumnya sempat mengatakan, jikalau pertemuan ini akan menjadi pertemuan puncak yang “bersejarah”, dan prioritas pemerintahan Biden adalah menjadi mitra yang kuat dan andal serta mengkonsolidasikan ASEAN yang percaya diri dan bersatu dalam menghadapi segala tantangan pada era ini.

KTT ini awalnya diharapkan dapat digelar pada awal tahun, namun pada akhirnya ditunda karena kekhawatiran atas kecamuk COVID-19.

Gedung Putih menggambarkan KTT itu sebagai “prioritas mutlak” dan mengemukakan akan memperingati hubungan AS-ASEAN yang ke-45. Selain itu, AS juga akan mengundang perwakilan non-politik dari Myanmar.

10 Negara anggota ASEAN yakni, Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

ASEAN telah melarang junta militer Myanmar untuk turut berpartisipasi, semenjak Myanmar gagal mematuhi kesepakatan pada tahun lalu, dan mengakhiri situasi permusuhan di dalam negeri dengan menewaskan ratusan warga sipil serta membuat lebih dari 300.000 orang mengungsi.

Komentar

Terbarumore