(Taiwan, ROC) -- Menteri Dewan Pertanian (COA) Chen Chi-chung pada hari Rabu ini (9/3) menyampaikan, SDM pertanian mengalami penuaan, kekurangan tenaga maka perlu ditanggapi dengan promosi otomatisasi dan tenaga migran, kemudian mendapat pengaruh pandemi selama beberapa tahun terakhir ini, akan tetapi Kementerian Ketenagakerjaan (MOL) telah memberitahu akan mempercepat proses mendatangkan pekerja, semestinnya dalam bulan ini bisa terealisasikan.
Sidang komite Ekonomi Yuan Legislatif pada hari Rabu ini (9/3) meminta Menteri COA Chen Chi-chung untuk memberi laporan dan diinterpelasi. Anggota kaukus partai Kuomintang (KMT) Yang Chiung-ying (楊瓊瓔) mengemukakan, industri peternakan sulit mendapat tenaga muda, tenaga di sektor ini mengalami penuaan, berdasarkan pendataan dari MOL, sementara kuota pekerja migran sektor pertanian dibatasi 2400 orang, data hingga 7 Februari mencatat ada 958 pekerja migran yang mendapat izin perekrutan bekerja di sektor pertanian, sementara untuk peternakan mencapai 50%, maka mengimbau agar COA bisa segera mengatasi permasalahan ini.
Chen Chi-chung mengatakan, ada 2 solusi untuk menyelesaikan masalah kekurangan tenaga, yakni otomatisasi (penggantian tenaga manusia dengan mesin) dan mendatangkan pekerja migran, misalkan menempatkan sarana prasarana untuk pertanian peternakan, pekerja migran sektor pertanian, sementara ini banyak sekali industri peternakan yang mengajukan permohonan, akan tetapi dikarenakan pencegahan pandemi maka SDM belum bisa masuk ke Taiwan, sehingga kondisi penempatan pekerja migran terhambat. Akan tetapi MOL telah menyampaikan akan memperlaju kedatangan pekerja migran, “semestinya akan segera direalisasikan, seharusnya pada bulan ini sudah bisa terlaksana”.