(Taiwan, ROC) – Media dari Inggris, The Guardian pada hari Jumat tanggal 4 Maret waktu setempat memberitakan bahwa sehubungan dengan diblokirnya situs media BBC oleh pemerintah Rusia, pihak BBC kembali mengoperasikan sistem penyiaran radio gelombang SW, guna terus melanjutkan penyebaran informasi ke Rusia.
Situs BBC diblokir oleh pihak pemerintah Rusia, selang beberapa jam kemudian, BBC kembali menghidupkan sistem penyiaran melalui gelombang SW layaknya yag pernah terjadi saat perang dunia ke dua terjadi. Hal ini dilakukan mengingat gelombang SW dapat menembus jarak yang sangat jauh, dengan hanya cukup memantaunya melalui perangkat berupa radio saja.
BBC selanjutnya memberitakan jika waktu siar dari Ukraina adalah sore pukul 4 hingga pukul 6 waktu setempat, dengan gelombang 15735 kHz, selain itu juga akan disiarkan melalui gelombang 5875 kHz pada pukul 10 malam dengan siaran dalam bahasa Inggris.
BBC membeberkan jika siaran dapat ditangkap di Ibukota Kyiv dan beberapa kawasan di Rusia.
Penggunaan gelombang SW di masa perang dunia berjalan cukup lama, terlebih-lebih saat dunia menghadapi perang dingin yang mencekam usai perang dunia ke dua.
BBC World Service sempat menggunakan sistem penyiaran gelombang SW selama 76 tahun, dan kemudian di-nonaktifkan pada tahun 2008.
Instansi pemantau jaringan informasi nasional Rusia atau Roskomnadzor pada hari Jumat tanggal 4 Maret mengumumkan secara resmi pemblokiran situs siaran radio BBC, Deutsche Welle, Meduza, Radio Free Europe/Radio Liberty. Selain itu pihak Rusia juga memberlakukan peraturan larangan terhadap berita palsu atau hoaks, dengan ganjaran pidana selama 15 tahun.
Guna menghadapi perubahan drastis yang ada, maka pihak BBC mengumumkan akan mempertimbangkan peraturan dan dampak pengaruh yang akan diberikan, serta menghentikan sementara pengutusan wartawan BBC ke Rusia.
Dirjen BBC, Tim Davie juga menegaskan bahwa BBC siaran bahasa Rusia tetap akan memberikan pelayanan penyiaran berita di luar perbatasan Rusia.