History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

60% Pelajar Berpendapat Melanjutkan Kuliah adalah Investasi Tinggi namun Penghasilan Rendah

  • 05 March, 2022
  • 譚雲福
60% Pelajar Berpendapat Melanjutkan Kuliah adalah Investasi Tinggi namun Penghasilan Rendah
60% Pelajar Berpendapat Melanjutkan Kuliah adalah Investasi Tinggi namun Penghasilan Rendah

        (Taiwan, ROC) – The Professor Huang Kun-huei Education Foundation pada hari Sabtu tanggal 5 Maret mengumumkan sebuah jajak pendapat, dimana diketahui ada sebanyak 60% pelajar yang berpendapat jika melanjutkan kuliah merupakan sebuah investasi tinggi namun berpenghasilan rendah. Banyak pelajar yang mengkhawatirkan jika kelak usai lulus sekolah, mereka hanya dapat mencari pekerjaan dengan upah gaji yang rendah, bahkan ada juga yang berpendapat selama hanya hendak mendapatkan sebuah pemasukan yang sah dan legal, maka tidak harus bekerja seperti pada umumnya, untuk mencapai kemakmuran maka harus mengandalkan kesempatan, nasib dan juga jiwa petualangan.

        Adapun jajak pendapat yang dibuat oleh The Professor Huang Kun-huei Education Foundation, dimulai dari tanggal 1 Januari hingga 6 Februari, dengan tema “Jajak pendapat kehidupan perekonomian para mahasiswa”, yang diikuti oleh para mahasiswa yang ada di seluruh Taiwan secara online, dimana sampel jajak pendapat yang resmi berjumlah sebanyak 5.398 berkas.

        Salah satu anggota dewan jajak pendapat Feng Ching-huang menjelaskan ada sebanyak 64,5% pelajar yang beranggapan jika melanjutkan kuliah adalah sebuah investasi tinggi namun berpenghasilan rendah, 42,7% pelajar yang beranggapan jika apa yang mereka dapatkan melalui sekolah tidak sebanding dengan standar kualitas pendidikan yang semestinya, 39% pelajar yang meragukan nilai keberadaan sebuah universitas, serta 35,4% pelajar yang khawatir akan masa depan mereka usai lulus dari unversitas. Salah satu bagian yang patut diperhatikan adalah, banyak mahasiswa yang merasa resah, dimana tingkat keresahan yang dimiliki jauh lebih tinggi dibandingkan dengan pelajar yang tengah melanjutkan sekolah di universitas keterampilan atau akademi keterampilan. Hal ini dikarenakan para pelajar yang tengah melanjutkan pendidikan di universitas keterampilan atau akademi keterampilan dinilai memiliki jaringan atau kesempatan bekerja yang lebih tinggi.

Untuk bidang nilai-nilai kehidupan, ada sebanyak 84,3% yang beranggapan bahwa kebebasan finansial adalah target utama yang sangat penting dalam kehidupan manusia, ada sebanyak 66,9% yang menyetujui jika pemasukan jauh lebih penting dibandingkan hobi, ada sebanyak 77,5% yang berpendapat selama bisa mendapatkan pemasukan yang sah dan legal, maka usai tamat sekolah belum tentu harus bekerja. Sementara itu ada 70,4% yang berpendapat jika dalam era kehidupan sosial masyarakat saat ini, yang dibutuhkan adalah peluang kesempatan dan jiwa petualang, barulah dapat mencapai kesejahteraan secara finansial.

The Professor Huang Kun-huei Education Foundation menjelaskan jika melanjutkan pendidikan hingga ke jenjang universitas adalah langkah penting dalam mencapai kebebasan finansial, namun kondisi upah gaji rendah yang selama ini terus ada di Taiwan, terlebih-lebih dengan semakin banyaknya upaya perluasan universitas, telah membuat para pelajar meragukan keberadaan universitas yang sesungguhnya, khususnya khawatir akan pengetahuan yang bisa diserap selama masa sekolah dan usai tamat kuliah sulit mendapatkan pekerjaan. Selain itu kondisi di Taiwan yang memang kurang mampu memberikan peluang kesempatan bagi para pemuda dalam berkarya. Semua ini tentu menjadi hal yang patut diperhatikan oleh pihak pemerintah, sehingga dapat menghasilkan solusi perbaikan.

Komentar

Terbarumore