(Taiwan, ROC) – Kementerian Luar Negeri (MOFA) Taiwan pada pagi hari ini (4/3) mengemukakan, kendaraan evakuasi khusus gelombang ketiga telah berhasil membawa sebanyak 21 orang, yakni 8 warga negara Taiwan, serta 13 pasangan asing.
Juru Bicara MOFA, Joanne Ou (歐江安) mengatakan, ”Berdasarkan pertimbangan nilai-nilai kemanusiaan semuanya diperlakukan sama dan diantarkan sampai ke Polandia, serta telah meminta Kantor perwakilan ROC di Polandia dan Dewan Pengembangan Perdagangan Eksternal Taiwan (TAITRA) di Kyiv untuk mengirimkan personel guna menyambut mereka di perbatasan Ukraina-Polandia, serta memberikan bantuan yang diperlukan untuk kembali ke Taiwan ataupun menuju ke negara lain sesuai dengan kesediaan mereka masing-masing.”
MOFA menunjukkan, setelah perang Rusia-Ukraina pecah, total sebanyak 55 warga negara Taiwan telah berhasil dievakuasi dengan menumpangi kendaraan khusus evakuasi ataupun setelah diimbau oleh pihak kantor perwakilan. Saat ini selain ada 1 warga negara Taiwan yang tinggal di Ukraina selatan tidak bersedia untuk dievakuasi, seluruh saudara sebangsa yang tinggal di Ukraina telah dievakuasi dengan selamat. MOFA berterima kasih kepada pemerintah Polandia dan Slowakia yang telah memberikan kemudahan dan bantuan terhadap setiap warga negara Taiwan untuk dapat berevakuasi di negaranya, secara bersamaan juga menegaskan kerja keras dan kerja sama dari pihak TAITRA di Kyiv, seluruh saudara sebangsa yang tinggal di Ukraina, serta personel Kantor Perwakilan ROC yang terkait. Saat ini pekerjaan dalam mengevakuasi saudara sebangsa di Ukraina telah berakhir, ke depannya Taiwan akan terus bekerja sama dengan komunitas internasional, guna mempromosikan rencana bantuan kemanusiaan kepada Ukraina, dan membantu warga Ukraina untuk dapat membangun kembali negaranya sesegera mungkin.