(Taiwan, ROC) -- Presiden Tsai Ing-wen pada hari Rabu ini (2/3) bertemu dengan rombongan politikus senior utusan Presiden AS Joe Biden, Presiden Tsai memberi sambutan dan menyampaikan, pada masa dunia memperhatikan situasi Ukraina, Presiden AS Joe Biden mengutus delegasinya ke Taiwan, tidak hanya ingin menunjukkan pentingnya hubungan Taiwan-AS dan menandakan hubungan Taiwan-AS sekokoh batu karang, yang lebih penting adalah menonjolkan peran Taiwan dalam keamanan di kawasan internasional dan regional, serta memperakrab hubungan dan bersatu dalam komunitas internasional.
Berkaitan dengan invasi Rusia terhadap Ukraina, Presiden Tsai kembali menegaskan kecamannya dan mengutarakan Taiwan ikut serta dalam sanksi ekonomi yang diambil oleh dunia internasional terhadap Rusia, serta memberikan bantuan kemanusiaan bagi Ukraina. Presiden Tsai mengemukakan, sejarah yang dialami telah memberitahu kepada kita, bersikap dingin terhadap agresi akan semakin memberi ancaman bagi diri sendiri, telah saatnya negara demokrasi seluruh dunia bersatu, dan Taiwan tidak boleh ketinggalan; Secara khusus, keyakinan rakyat Ukraina dalam membela kebebasan dan demokrasi dan tekad mereka untuk berdiri membela dan melindungi negara mereka telah membuat orang Taiwan yang berada di garda terdepan demokrasi juga merasakan hal yang sama.
Presiden Tsai mengatakan, semua hal yang dilakukan oleh Taiwan adalah untuk mengutarakan bahwa Taiwan berpihak Ukraina, berdiri bersama di sisi kebebasan demokrasi, asalkan memberikan perdamaian, keamanan bagi dunia, hal yang bermanfaat untuk stabilitas regional, kemakmuran, Taiwan sudah pasti akan diupayakan semaksimal mungkin. Beliau berharap terus mempererat kerjasama dengan AS dan kawasan regional dalam berbagai aspek, bersama menjaga perdamaian dan stabilitas regional.
Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Stabilitas regional bukan isu untuk suatu negara saja, krisis Ukraina memberitahu kita, kerjasama diantara negara demokrasi yang agresif menjadi kunci utama, menghadapi ancaman terhadap keamanan regional dan laut Taiwan, kami sangat mengharapkan dapat membangun semakin banyak kerjasama di berbagai aspek dengan AS, bersepakat untuk menekan segala kemungkinan tindakan sepihak yang dapat mengancam keamanan untuk menjaga stabilitas dan perdamaian regional.”
Presiden Tsai mengemukakan,kondisi ancaman militer RRT terhadap stabilitas regional dan laut Taiwan semakin gencar, akan tetapi warga Taiwan sama sekali tidak menyerah malah semakin mengupayakan membela negara, agar dunia dapat melihat keyakinan Taiwan terhadap daya pertahanan diri, juga mnjalani kehidupan kebebasan berdemokrasi.
Presiden Tsai juga memanfaatkan kesempatan ini mengapresiasi kepada pemerintah AS yang memenuhi janji berdasarkan hukum hubungan Taiwan dan Six Assurances, membantu Taiwan memperkuat kemampuan pertahanan nasional. Beliau juga menekankan, Taiwan yang berada di garda terdepan membela demokrasi tidak hanya menjadi mitra penting, tetapi juga menjadi mitra bernilai yang terandalkan. Taiwan berjanji apabila memiliki dukungan dari internasional untuk berpartisipasi maka akan memiliki ketahanan yang tangguh dan akan berkontribusi demi kebebasan dunia yang indah.