(Taiwan, ROC) – Setelah selesainya pemasangan dan pengujian sistem pembatasan kecepatan pada kereta api seri Puyuma dan Taroko, dan sekarang merencanakan untuk menghapus kebijakan masinis ganda untuk kereta api seri Puyuma dan Taroko, hal ini memicu gejolak dari para masinis. Menteri Transportasi Wang Kwo-tsai pada hari Sabtu tanggal 26 Februari menyampaikan, bahwa ini adalah pertimbangan dari TRA (Taiwan Railway Administration) tetapi hingga saat ini masih dalam pembahasan, semua akan berdasarkan penilaian pakar perkeretaapian dan mengutamakan keselamatan.
Menteri Transportasi Wang Kwo-tsai menyampaikan, insiden kecelakaan kereta api Puyuma adalah karena masinisnya pada saat itu mengendalikan kereta sambil mereparasi sehingga memerlukan masinis ganda, tetapi belakanga ini sudah menerapkan banyak fasilitas seperti sistem pengendalian batas kecepatan dan lainnya sehingga TRA mempertimbangkan untuk mengembalikan pada kebijakan pelayanan masinis tunggal.
Wang Kwo-tsai mengemukakan, saat ini masih dalam tahap pembahasan, dan akan terus berkomunikasi dengan para masinis, serta akan berdasarkan penilaian keamanan, kereta, batasan kecepatan, pelatihan dan lainnya baru memutuskan apakah memerlukan masinis ganda.