History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Melindungi Nilai Universal, MOFA: Pemerintah ROC Mengutuk Keras Tindakan Rusia

  • 25 February, 2022
  • 陳柏萇
Melindungi Nilai Universal, MOFA: Pemerintah ROC Mengutuk Keras Tindakan Rusia
Melindungi Nilai Universal, MOFA: Pemerintah ROC Mengutuk Keras Tindakan Rusia

(Taiwan, ROC) --- Kementerian Luar Negeri (MOFA) pada tanggal 25 Februari 2022 menyampaikan, bahwa pemerintah Republik Tiongkok (ROC) mengutuk keras tindakan Rusia yang memilih jalan perang, yang mana ini juga telah melanggar Piagam PBB. Tindakan Rusia untuk menginvasi Ukraina, serta menduduki wilayah mereka dengan paksa, tentu sangat disesalkan oleh banyak pihak.

MOFA mendesak Rusia agar menghentikan agresi militer mereka dan menyelesaikan seluruh persoalan melalui dialog damai. Selain itu, otoritas ROC juga telah mengumumkan untuk berpartisipasi dalam keputusan pemberian sanksi ekonomi terhadap Rusia.

MOFA mengemukakan, tidak hanya merusak perdamaian dan stabilitas regional dunia, invasi militer Rusia ke Ukraina juga menjadi ancaman atau tantangan serius bagi pemeliharaan tatanan internasional yang selama ini telah diterapkan berdasarkan aturan hukum global, guna menjamin kedaulatan dan integritas teritorial seluruh negara.

Juru Bicara MOFA – Joanne Ou mengatakan, “Sebagai bagian dari komunitas demokrasi internasional, kami otoritas Republik Tiongkok dengan tegas membela nilai inti demokrasi, kebebasan, supremasi hukum dan Hak Asasi Manusia. Kami sangat menyesali keputusan Rusia untuk tidak menyelesaikan perselisihan melalui jalur diplomatik yang damai, melainkan menggunakan kekuatan militer untuk mengintimidasi mereka yang lemah. Pemerintah Taiwan telah mengumumkan untuk turut serta dalam pemberian sanksi ekonomi dari masyarakat internasional untuk Rusia.”

MOFA menambahkan, otoritas ROC dengan tegas menekankan serta mengulangi seruannya untuk menghormati kedaulatan, kemerdekaan dan integritas wilayah Ukraina.

MOFA juga menentang aksi yang sengaja ingin mengubah status-quo secara paksa maupun sepihak, serta mendukung berbagai upaya untuk menyelesaikan konflik melalui dialog damai dengan tetap berdasar pada kerangka hukum internasional.

MOFA melanjutkan, Taiwan akan terus menjalin koordinasi erat dengan negara sehaluan dan Amerika Serikat, guna mengambil langkah yang tepat untuk membantu Ukraina terlepas dari bencana perang sesegera mungkin, guna memulihkan kembali situasi perdamaian dan stabilitas regional.

Komentar

Terbarumore