History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Tsai Dengar Laporan Situasi Ukraina, Beliau Instruksikan Perkuat Militer, Jaga Selat Taiwan

  • 23 February, 2022
  • 尤繼富
Presiden Tsai Dengar Laporan Situasi Ukraina, Beliau Instruksikan Perkuat Militer, Jaga Selat Taiwan
Presiden Tsai Dengar Laporan Situasi Ukraina, Beliau Instruksikan Perkuat Militer, Jaga Selat Taiwan

(Taiwan, ROC) Presiden Tsai Ing-wen pada hari Rabu (23/2) mendengarkan laporan dari  tanggap situasi Ukraina Dewan Keamanan Nasional yang dijabarkan dalam 4 instruksi. Istana Kepresidenan pagi hari ini menggelar konferensi pers, juru bicara istana kepresidenan Chang Tun-han (張惇涵) memberikan penjelasan 4 instruksi tersebut.

Pertama, mengecam Rusia yang mengintervensi kedaulatan Ukraina, mengimbau agar dapat diselesaikan dengan cara damai. Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, pemerintah mengecam keras Tindakan invasi yang dilakukan Rusia terhadap Ukraina, menyebabkan situasi tegang di perbatasan Rusia-Ukraina; juga mengimbau agar semua pihak tetap berlanjut dengan cara damai , bersikap rasional dalam menangani konflik, sepakat mengupayakan stabilitas dan perdamaian kawasan. Sebagai bagian dari komunitas internasional, Taiwan bersedia untuk memberikan bantuan terhadap segala upaya penyelesaian sengketa secara damai.

Kedua, berlanjut memperkuat dinamika militer untuk Laut Taiwan guna menjamin stabilitas nasional. Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, saat ini militer di sekitar laut Taiwan dan kawasan Indo Pasifik dalam kondisi terkendali dengan baik oleh Dewan Keamanan Nasional (NSC) dan Kemiliteran. Akan tetapi NSC dan militer wajib memperkuat segala tindakan pemantauan dan kewaspadaan terkait perkembangan urusan kemiliteran, dan memperkuat persiapan diri, senantiasa berkemampuan untuk menanggapi situasi apapun, untuk menjamin keamanan nasional.

Ketiga, meningkatkan daya tanggap terhadap perang kognitif secara menyeluruh, menjaga kestabilan masyarakat sosial. Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, situasi Taiwan dan sedang menghadapi ancaman, ada tekanan luar yang berniat mengendalikan situasi di Ukraina, hal ini juga memengaruhi moral masyarakat Taiwan. Semua instansi pemerintah wajib memperkuat pencegahan terhadap kekuatan pengaruh asing dan perang kognitif yang muncul, serta memperkuat klarifikasi informasi palsu agar dapat menstabilkan geo-strategi Taiwan, lingkungan geografis dan rantai pasokan internasional yang berperan penting yang pada dasarnya berbeda dengan situasi sosial yang ada.

Keempat, melanjutkan menanggapi beragam variabel ekonomi, menjaga stabilitas komoditas, harga barang dan saham. Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, menanggapi situasi Ukraina terhadap sumber energi dalam dan luar negeri, pangan, harga komoditas dan valas yang memberi dampak di masa jangka pendek, menengah dan panjang maka instansi pemerintahan wajib memantau variabel ekonomi, penilaian dan rancangan tanggapan komprehensif yang diperkuat guna menjaga ketahanan komoditas, harga barang dan pasar keuangan, maka wajib meminimalisasikan kemungkinan yang bisa memengaruhi.

Beberapa pejabat penting yang ikut menghadiri rapat ini diantaranya Sekjen Istana Kepresidenan David Lee, Sekjen NSC Wellington Koo, Menlu Joseph Wu, Menteri Pertahanan Chiu Kuo-cheng, Menteri MAC Chiu Tai-san, Menteri Tanpa Portfolio John Deng, Dirjen NSC Chen Ming-tong, Komite Penasihat NSC Fu Don-cheng (傅棟成) dan Chen Chun-lin (陳俊麟).

Komentar

Terbarumore