(Taiwan, ROC) – Waktu sekolah di Taiwan diberitakan akan mengalami penyesuaian. Menteri Pendidikan – Pan Wen-chung (潘文忠) mengumumkan, terhitung bulan September 2022, murid Sekolah Menengah Atas (SMA) tidak diharuskan untuk ikut dalam aktivitas belajar mandiri. Dengan kata lain, jam belajar para siswa akan dimulai lebih telat yakni jam 08:10 pagi.
Beberapa SMA favorit Kota Taipei menyampaikan, pihaknya akan mengikuti kebijakan yang diterapkan pemerintah. Untuk pelajar SD dan SMP, jam masuk sekolah tidak akan mengalami perubahan.
Bangun pagi kemudian bergegas berangkat ke sekolah adalah rutinitas seluruh siswa di Taiwan. Kebanyakan mereka harus datang lebih awal, karena diharuskan mengikuti sesi belajar mandiri.
Namun demikian, baru-baru ini MOE mengumumkan bahwa semenjak bulan September, jam masuk sekolah bagi SMA akan diundur hingga pukul 08:10 pagi.
Keputusan MOE tentu disambut baik oleh para siswa. Sesi belajar mandiri yang berlangsung semenjak pukul 07:30-08:00 dibatalkan oleh MOE. Para siswa tidak lagi wajib untuk mengikuti sesi tersebut, peraturan ini akan mulai berlaku semenjak bulan 9 mendatang.
Beberapa SMA favorit menyampaikan akan mengikuti kebijakan yang diberlakukan pemerintah. Taipei First Girls High School misalnya, mereka telah membatalkan sesi belajar mandiri. Beberapa sekolah juga diketahui sudah lebih dulu memberlakukan jam masuk sekolah pada pukul 08:10.
SMA Cheng Gong semenjak semester ini membatalkan sesi belajar mandiri dan upacara di pagi hari.
Namun, kebijakan ini tidak berlaku bagi siswa SD dan SMP, mengingat usia mereka yang masih belia dan membutuhkan bantuan dari orang tua untuk mengantar dan menjemput dari sekolah.
Kebijakan diharapkan dapat memberikan waktu ekstra bagi siswa SMA untuk tidur lebih lama sebelum memulai rutinitas sepanjang hari.