History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kerusuhan US Capitol Hill, Hakim AS: Donald Trump Tidak dapat Menggunakan Hak Kekebalan Hukum Presiden AS

  • 19 February, 2022
  • 譚雲福
Kerusuhan US Capitol Hill, Hakim AS: Donald Trump Tidak dapat Menggunakan Hak Kekebalan Hukum Presiden AS
Kerusuhan US Capitol Hill, Hakim AS: Donald Trump Tidak dapat Menggunakan Hak Kekebalan Hukum Presiden AS

(Taiwan, ROC) – Mantan Presiden Donald Trump berkemungkinan dapat didakwa atas aksinya yang dinilai mendukung serangan di US Capitol Hill pada awal tahun 2021 lalu. Seorang hakim memutuskan bahwa Partai Republik tidak dapat menggunakan hak kekebalan presiden, guna terlepas dari tuntutan yang ada.

Mantan Presiden Donald Trump dituntut atas tanggung jawab terhadap aksi kekerasan yang dilancarkan oleh para pendukungnya dalam serangan di Capitol Hill pada tanggal 6 Januari 2021 lalu.

Seorang hakim di Washington D.C memutuskan, keputusan tersebut dapat diterima sepenuhnya atas alasan bahwa tindakan Donald Trump di kala tersebut adalah perbuatan yang semata-semata hanya ingin mempertahankan kursi kekuasaannya, tanpa mengindahkan kerusakan dan dampak yang dibawa dari serangan pendukungnya.

Hakim merasa perbuatan dari Donald Trump tersebut tidak termasuk dalam kriteria seperti yang tertulis dalam hak kekebalan presiden AS.

“Menolak kekebalan presiden dari seluruh kerugian perdata bukanlah langkah kecil,” tulis Hakim Amit Metha dalam laporan investigasi setebal 112 halaman. “Pengadilan tentu menyadari akan beratnya keputusan ini,” lanjutnya.

Hakim tersebut menyampaikan, pidato Donald Trump di hadapan ribuan pendukungnya di Washington sebelum serangan tersebut terjadi, dapat dianggap sebagai seruan untuk melakukan perbuatan yang tidak wajar.

Tak lama setelah ia berbicara di hadapan pendukungnya, kerumunan yang mengibarkan “Trumo 2020” tersebut berbaris di sepanjang pusat perbelanjaan sambil bergerak menuju US Capitol Hill. Bahkan ratusan orang diberitakan sempat memaksa masuk ke dalam kompleks pemerintahan AS tersebut.

Pada saat yang sama, melalui media Twitter, Donald Trump melemparkan kritikannya kepada Mike Pence yang di kala tersebut menjabat Wapres AS.

Donald Trump menyampaikan bahwa Mike Pence tidak berupaya semaksimal mungkin untuk menghalangi prosedur verifikasi dari hasil kemenangan Joe Biden dalam pemilu presiden tahun 2020.

Donald Trump dituntut atas 3 tuduhan, serta diminta untuk bertanggung jawab atas aksi kerusuhan di US Capitol Hill.

Peran yang dimainkan Donald Trump di kala tersebut menjadi subjek utama dari tim komite investigasi. Anggota yang berwenang telah mengumpulkan ratusan halaman dokumen, informasi dan keterangan saksi yang beberapa di antaranya diketahui berusaha disembunyikan oleh Donald Trump.

Komentar

Terbarumore