(Taiwan, ROC) -- Ketua Yuan Legislatif You Si-kun hari Jumat (18/2) mengadakan pertemuan dengan fraksi partai berkuasa dan oposisi membahas “Waktu pembukaan sesi kelima periode ke-10”, dan dari hasil pertemuan menetapkan akan dimulai pada tanggal 25 Februari 2022.
Pertemuan fraksi berkuasa dan oposisi yang digelar Yuan Legislatif pada pagi hari ini (18/2), Dari Fraksi New Power Party dan Taiwan Peoples Party menyarankan untuk mengelar rapat pada tanggal 22 Februari yaitu pada hari Jumat minggu depan dan mengundang Perdana Menteri Su Tseng-chang untuk memberikan laporan pelaksanaan. Ketua Koordinator Partai Progresif Demokrat Ker Chien-ming pada tanggal 17 Februari mengemukakan, periode rapat sidang kali ini mengutamakan untuk amandemen konstitusi, diperkirakan paling lambat sudah dikeluarkan dari Yuan Legislatif pada tanggal 29 Maret, apabila Partai Kuomintang (KMT) tetap bersikeras “3 kurang 1” maka amandemen konstitusi akan berakhir setelah hasil voting Yuan Legislatif dirilis.
Ketua Koordinator Partai Kuomintang (KMT) Tseng Ming-chung menyampaikan, Partai KMT akan hadir dalam pembahasan amandemen konstitusi partai berkuasa dan oposisi untuk menyampaikan 2 posisi, yang pertama adalah harus ada keadilan dalam prosedur amandemen konstitusi dan membentuk kembali komite amandemen konstitusi. Kedua adalah Partai Kuomintang mendukung revisi konstitusi hak warga pada usia 18 tahun, juga memasukkan iklim dan perlindungan hewan dalam konstitusi.
Sedangkan terkait pemboikotan yang dilakukan oleh Partai Kuomintang saat Perdana Menteri Su Tseng-chang saat memberikan laporan pencabutan larangan produk makanan dari Fukushima Jepang, Tseng Ming-chung menekankan bahwa hal ini bukanlah pemboikotan yang tidak masuk akal, karena sebelum pengumuman pencabutan larangan tidak ada komunikasi sama sekali dari partai berkuasa, ditambah dengan tidak ada fasilitas pendukung yang memadai dan prosedur yang dijalankan tidak menghormati partai oposisi, untuk itu baru melakukan pemboikotan.