(Taiwan, ROC) – Yuan Eksekutif hari Selasa (8/2) mengelar jumpa pers“Mekanisme Produk Makanan dari Jepang”, yang mengumumkan kembali dibukanya impor produk makanan dari 5 kabupaten di Fukushima Jepang. Juru Bicara Yuan Eksekutif, Lo Ping-cheng (羅秉成) menyampaikan, pemerintah dengan metode “3 langkah, 3 prinsip” akan melakukan penyesuaian yang rasional dalam penerapan mekanisme impor produk makanan dari Jepang setelah 11 tahun berjalan.
Gempa bumi dahsyat yang mengguncangkan Fukushima Jepang pada 11 Maret 2011 lalu mengakibatkan terjadi kerusakan dan kebocoran dari pabrik nuklir Fukushima, bersamaan dengan waktu itu pemerintah Taiwan mengumumkan larangan impor produk makanan dari 5 kabupaten Jepang yaitu Fukushima, Ibaraki, Tochigi, Gunma dan Chiba masuk ke Taiwan.
Yuan Eksekutif hari ini tanggal 8 Februari mengumumkan pencabutan larangan tersebut, Juru Bicara Yuan Eksekutif, Lo Ping-cheng (羅秉成) menyampaikan, seluruh dunia hanya tersisa Taiwan dan Daratan Tiongkok saja yang masih memberlakukan larangan impor produk makanan yang di produksi dari Fukushima dan sekitarnya, bahkan Hongkong dan Makau juga telah memperlonggar pembatasan terkait, sedangkan untuk Uni Eropa juga hanya memerlukan sertifikat bukti untuk memasukkan produk dari kawasan berisiko tinggi.
Lo Ping-cheng (羅秉成) mengungkapkan, Taiwan yang mengutamakan ekonomi perdagangan luar negeri untuk bergabung dalam Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik (CPTPP) tentu tidak boleh egois dan tidak dapat mengabaikan standar internasional serta bukti ilmiah yang ada. Lo menyampaikan, Jepang mengharapkan Taiwan dapat mengubah metode mekanisme sejak lama. Saat dunia internasional memperlonggar pembatasan, Taiwan tidak dapat menghindar dari permintaan Jepang yang rasional, pemerintah Taiwan harus bertanggung jawab untuk menyelesaikan masalah ini.
Lo Ping-cheng menyampaikan, setelah melalui analisa dari berbagai pengamatan, Yuan Eksekutif, partai berkuasa DPP, walikota dan gubernur pemerintah daerah memperoleh kesepakatan yang tinggi bahwa harus melakukan perubahan untuk penyesuaian, dengan kembali pada bukti ilmiah dan menggunakan standar internasional sebagai perbandingan, untuk itu memutuskan melakukan penyesuaian penerapan mekanisme produk makanan impor dari Jepang yang telah berjalan selama 11 tahun, dengan berdasarkan pada “metode mekanisme higienis dan keamanan produk makanan” mengumumkan secara resmi berserta dengan fasilitas dan langkah-langkah pedoman lainnya.