History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Honduras: Mempertahankan Hubungan Diplomatik dengan Taiwan

  • 04 February, 2022
  • 陳柏萇
Honduras: Mempertahankan Hubungan Diplomatik dengan Taiwan
Honduras: Mempertahankan Hubungan Diplomatik dengan Taiwan

(Taiwan, ROC) – Presiden pemerintah baru Honduras, Xiomara Castro pada tanggal 3 Februari 2022 waktu setempat menyampaikan, akan mempertahankan jalinan hubungan persahabatan diplomatik dengan Taiwan, bahkan telah memulihkan kembali hubungan diplomatik dengan pemerintah Venezuela di bawah pimpinan Presiden Nicolas Maduro.

Xiomara Castro yang sempat mengemukakan akan membangun jalinan hubungan diplomatik dan hubungan ekonomi perdagangan dengan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) apabila ia berhasil menang menjadi presiden semasa kampanye pemilunya. Namun setelah terpilih dan menjabat sebagai presiden, Xiomara Castro menarik balik pemikirannya tersebut. 

Reuters mengungkapkan, RRT beranggapan Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya, mengancam akan menggunakan kekuatan senjata jika diperlukan, dan tindakan menindas Taiwan dari kancah internasional, meminta negara sekutu Taiwan untuk memilih telah berhasil, hanya tersisa 14 negara sahabat yang memiliki hubungan diplomatik dengan Taiwan untuk saat ini.

Mantan Presiden Honduras, Juan Orlando Hernandez yang pada masa jabatannya sempat memutuskan hubungan dengan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro dari partai sayap kiri Venezuela, Juan Orlando Hernandez memilih beralih ke partai oposisi Venezuela yang dipimpin oleh Juan Guaido. Sejak diumumkannya Juan Guaido sebagai presiden resmi Venezuela telah mendapat dukungan dari hampir 60 negara lainnya.

Namun setelah Xiomara Castro menjabat sebagai presiden dan telah mengubah pemikirannya. Menteri Luar Negeri Honduras, Eduardo Enrique Reina memberitahu Reuters bahwa hubungan diplomatik Honduras dan Venezuela telah kembali pulih, dan mereka akan mempertahankan jalinan hubungan dengan Taiwan.

Eduardo Enrique Reina mengemukakan, hubungan dengan pemerintahan Presiden Nicolas Maduro telah pulih kembali pada waktu pelantikan Xiomara Castro sebagai Presiden Honduras tanggal 27 Januari 2022 lalu, Venezuela akan secepatnya mengutus kedutaan besar mereka.

Perwakilan dari Presiden Nicolas Maduro menyampaikan, Wakil Menteri Luar Negeri Venezuela, Rander Pena telah mendapatkan kembali kekuasaan atas kedutaan besar di Honduras beberapa jam selang Xiomara Castro dilantik sebagai presiden. Sebelumnya Kedutaan besar Venezuela sejak 2019 berada di tangan Juan Guaido.

Komentar

Terbarumore