(Taiwan, ROC) – Wakil Presiden Taiwan, Lai Ching-te (賴清德), dan Wakil Presiden Amerika Serikat, Kamala Harris, pada akhir bulan Januari bersama-sama menghadiri upacara pelantikan Presiden Honduras. Asisten Sekretaris Luar Negeri AS, Brian Nichols pada 3 Februari kemarin mengemukakan, pada saat itu Kamala Haris secara pribadi menyampaikan kepeduliannya kepada Presiden Honduras terkait hubungan diplomatik Taiwan-Honduras, dirinya memercayai bahwasanya hubungan kedua belah pihak akan terus menguat.
Dalam sidang Komite Urusan Luar Negeri Dewan Perwakilan Rakyat AS yang digelar pada tanggal 3 Januari, berfokus pada prioritas, peluang dan tantangan Negeri Paman Sam di belahan barat bumi, serta telah mengundang para pejabat seperti Asisten Sekretaris Departemen Luar Negeri AS, Brian Nichols, dan lain-lain untuk hadir menjadi saksi.
Lantaran Nikaragua yang baru saja memutuskan hubungan diplomatik dengan Republik Tiongkok pada bulan Desember tahun lalu, Steve Chabot selaku anggota utama Komite Urusan Luar Negeri Dewan Grup Asia-Pasifik, serta Anggota Kongres, Andy Barr, dan pejabat lainnya mengkhawatirkan hubungan diplomatik Taiwan dengan teman-teman belahan barat lainnya, terutama Honduras, yang baru saja memiliki presiden baru pada akhir Januari tahun ini.
Brian Nichols menyampaikan, dirinya menemani Kamala Harris menghadiri upacara pelantikan presiden terpilih Honduras, Xiomara Castro pada pekan lalu. Kamala Harris secara pribadi mengangkat isu terkait hubungan diplomatik Taiwan-Honduras kepada Xiomara Castro, “Kami memercayai hubungan ini akan semakin menguat”.
Brian Nichols menuturkan, pihak AS saat sebelum pemerintahan Xiomara Castro resmi menjabat serta pada upacara pelantikannya, ada membicarakan tentang pentingnya hubungan Taiwan-Honduras kepada mereka. Xiomara Castro juga menegaskan kembali jika pemerintahannya berkomitmen untuk terus menjaga hubungannya dengan Taiwan.
Pada upacara pelantikan yang digelar pada 27 Januari yang lalu, Xiomara Castro resmi menjadi presiden wanita pertama Honduras. Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) menunjuk Wapres Lai sebagai utusan khusus, dan memimpin delegasi ke Honduras untuk memberikan selamat, sedangkan Presiden AS, Joe Biden mengutus Kamala Harris sebagai perwakilannya untuk hadir. Keduanya pun bersamaan duduk di baris pertama, saling menyapa dan berinteraksi secara alami.
Tidak hanya Honduras, Brian Nichols mengemukakan, pihaknya saat ini telah membahas masalah diplomatik dengan delapan sekutu AS dan Taiwan di belahan barat.
Taiwan saat ini memiliki 14 negara sekutu, yakni kepulauan Marshall, Nauru, Palaum dan Tuvalu untuk di kawasan Asia-Pasifik; Eswatini untuk di kawasan Afrika; Negara Kota Vatikan untuk di kawasan Eropa; Belize, Guatemala, Haiti, Honduras, Paraguay, Saint Christopher dan Nevis, Saint Lucia, dan Saint Vincent untuk di kawasan Amerika Latin dan Karibia.
“Kami akan terus berbicara dengan mereka tentang manfaat hubungan (Diplomatik dengan Taiwan), nilai-nilai bersama yang diyakini Taiwan dalam menghormati demokrasi dan hak asasi manusia, serta manfaat bagi kita semua dari peran aktif Taiwan di belahan barat bumi.”, tutur Brian Nichols. Dirinya berjanji, AS akan terus melakukannya dengan giat.