History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Taiwan Sumbang Barang Kebutuhan 100 Ton Untuk Korban Bencana di Filipina

  • 27 January, 2022
  • 鄭蕙玲
Taiwan Sumbang Barang Kebutuhan 100 Ton Untuk Korban Bencana di Filipina
Wamenlu Tien Chung-kuan dan Kepala MECO, Wilfredo B. Fernandez (foto: Kemenlu)

(Taiwan, ROC) Tahun lalu angin topan Rai melanda Filipina menyebabkan kerugian besar, dalam rangka membantu pemerintah Filipina untuk merekonstruksi maka pemerintah Taiwan mengumpulkan barang bantuan sejumlah hampir 100 ton untuk disumbangkan kepada Filipina, acara penyerahan sumbangan simbolis digelar kemarin (26/1). Kepala kantor perwakilan Filipina di Taipei, Wilfredo B. Fernandez menerima barang sumbangan simbolis, ia mewakili pemerintah Filipina menerima sumbangan dari pemerintah dan masyarakat Taiwan, pihaknya sangat berterima kasih.

Kemenlu pada petang hari mengeluarkan pers rilis, acara penyerahan barang sumbangan secara simbolis berlangsung di kantor kemenlu, acara dipimpin oleh wamenlu Tien Chung-kuang(田中光), kepala kantor perwakilan Filipina di Taipei (MECO), Wilfredo B. Fernandez menerima barang sumbangan dari Taiwan.

Dalam acara tersebut Wamenlu Tien Chung-kuang menanyakan kondisi korban musibah dan menyampaikan persahabatan sejati yang dijalin Taiwan-Filipina, membantu sahabat yang memerlukan bantuan. Setelah Taiwan mendapat kabar musibah yang terjadi di Filipina, maka segera memberikan sumbangan dana senilai USD 50.000, dalam kurun satu minggu memberikan barang kebutuhan 10 ton.  

Wamenlu Tien Chung-kuang mengatakan, kali ini merespons permintaan dari pemerintah Filipina, pihaknya telah mengumpulkan barang berupa bahan material bangunan dan beras sejumlah hampir 100 ton untuk Filipina, segera mengatur pengiriman via laut dan mengharapkan agar masyarakat Filipina yang menjadi korban bencana ini dapat merasakan kepedulian masyarakat dan pemerintah Taiwan.

Wilfredo B. Fernandez mengapresiasi pemerintah dan masyarakat Taiwan yang menggelar upacara ini, terutama Kemenlu sebelum perayaan tahun baru imlek dalam waktu singkat memberikan barang kebutuhan dalam skala besar, tindakan ini akan diingat selalu oleh pemerintah dan masyarakat Filipina, selanjutnya pemerintah Filipina akan mengalokasi barang sumbangan ini dengan optimal, agar persahabatan yang dibagikan oleh Taiwan dapat dirasakan nyata oleh masyarakat Filipina.

Kemenlu mengatakan, berdasarkan dari penilaian Filipina, kerugian yang diakibatkan dari musibah angin topan Rai, dari bangunan dan pertanian yang dirusak mencapai NTD 600 juta, hampir jutaan warga dirugikan.

Walaupun pemerintah Filipina telah memobilisasi baik tenaga maupun barang dalam skala besar, akan tetapi kerugian akibat musibah ini sangat luar biasa besar, satu bulan setelah musibah angin topan Rai, masih berlanjut dengan krisis air bersih dan kekurangan makanan pokok.

Kemenlu mengatakan, setelah menerima daftar barang kebutuhan dari Filipina, dalam waktu singkat berkoordinasi dengan lintas kementerian diantaranya Kemenko, Dewan Pertanian dan instansi lainnya ntuk mengumpulkan barang seperti bahan material (papan, kayu lapis, kain terpal, kawat besi dan paku), perkakas ( palu, gergaji), beras, makanan kering dan botol wadah air hampir 100 ton, menghubungi pelaku industri pengiriman laut, agar semua barang sumbangan ini segera diterima oleh masyarakat Filipina yang memerlukan.

Komentar

Terbarumore