(Taiwan, ROC) – Langkah besar kembali diambil dalam kesetaraan transgender Taiwan, situs resmi Chinese Taipei School Sport Federation (CTSSF) mengumumkan mulai tahun 2023 akan membuka kesempatan bagi atlet transgender untuk turut dalam pertandingan “tim transgender”, hal ini merupakan yang perdana dalam dunia perolahragaan Taiwan membuka tangan bagi atlet transgender untuk turut bertanding.
CTSSF dalam situs resminya membeberkan peraturan pertandingan olah raga di sekolah tingkat SMA nasional untuk tahun 2022, selain itu juga menjelaskan untuk atlet peserta pada tahun 2023 cakupannya juga meliputi atlet transgender, sedangkan untuk kualifikasi dan aturan terkait dalam pertandingan akan diumumkan dalam pengumuman peraturan pertandingan dari CTSSF.
CTSSF juga menyampaikan, terkait dengan ketetapan kualifikasi dan rincian lainnya baru akan diumumkan setelah Biro Pendidikan Olah Raga menetapkan peraturan yang diberlakukan. Taiwan sendiri sebelumnya sempat ada atlet transgender, tetapi pada saat itu dimasukan dalam kategori tim pada umumnya oleh Pertandingan Atletik antar Perguruan Tinggi Nasional (National Intercollegiate Athletic Games), kali ini dalam pertandingan untuk perdana mengubah kolom kategori jenis kelamin, sehingga dapat disesuaikan dengan kualifikasi peserta. Dan kali ini juga merupakan yang perdana di mana cakupan kualifikasi peserta meliputi atlet transgender di dalamnya.
Saat ini cakupan kategori bagi peserta atlet transgender yang paling ketat adalah cabang olah raga atletik yang mengharuskan pemasukan hormon selama 12 bulan hingga penurunan tingkat testosteron di bawah 5nmol/L, tetapi untuk hal ini Taiwan masih belum mengikutinya.