(Taiwan, ROC) Musibah terjatuhnya pesawat tempur F-16V yang terjadi pada hari Selasa lalu (11/1), tim penyelamat tetap melakukan upaya pencarian hingga tengah malam kemarin (12/1), menemukan banyak kepingan logam dan jaket yang diduga milik pilot, akan tetapi pada pilot Chen Yi (28 tahun) masih belum ditemukan. Salah seorang warga bermarga Cheng di kabupaten Chiayi kemarin pukul 10 pagi menemukan rongsokan badan pesawat tempur di sekitar lokasi kecelakaan, militer langsung melakukan pencarian, berlanjut dengan menemukan tas ransel, pihak keluarga Chen Yi pada pukul 0100 sore tiba di lokasi kejadian dan menghadap ke arah laut memanggil nama pilot Chen Yi, mengharapkan agar Chen Yi segera pulang ke rumah.
Tim penyelamat dalam 72 jam masa emas terus melakukan pencarian, angkatan udara terus menembakkan suar 5 menit sebagai penerang. Dewan Urusan Kelautan juga mengutus tim memasang penerang dari pesisir pantai. Tim penyelamat kemarin malam pukul 23.00 menemukan kepingan logam yang jumlah banyak dan bahan kain jaket, tetap belum menemukan pilotnya.
Pada hari Kamis ini (13/1) Presiden Tsai Ing-wen didampingi oleh Sekjen Dewan Keamanan Nasional Wellington Koo(顧立雄), Menhan Chiu Kuo-cheng(邱國正), Panglima Tinggi AU Hsiung Hou-chi (熊厚基) menuju ke Selatan untuk mendengarkan laporan pencarian dan menjenguk pihak keluarga, Presiden Tsai menghibur pihak keluarga dan menginstruksikan agar pencarian akan dilakukan secara optimal dan segera.
Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Upaya pencarian akan dilakukan secara seksama, juga akan dilakukan dengan cepat, ibu pasti merasa kuatir.”
Direktur Pusat Layanan Udara Komando Angkatan Udara Sun Chong-yi ( 孫崇一) menyampaikan kepada media bahwa, belakangan ini kondisi laut sangat tidak stabil, diupayakan pada pagi hari dengan kondisi lebih terang, memperluas cakupan pencarian dan mengajak semua warga ikut mendoakan.